Penyerahan bantuan kebakaran oleh Dinsos PMD Kabupaten Barito Utara.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Barito Utara menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Sengaji Hilir, RT 08, Muara Teweh.

Bantuan ini merupakan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Barito Utara kepada masyarakat yang mengalami musibah.

“Jangan dilihat dari jenis dan jumlah bantuannya, namun bantuan ini sebagai wujud perhatian pemerintah kepada warga kita yang mengalami musibah dan kami juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyampaian bantuan ini sekaligus menyampaikan permohonan pimpinan kami yang tidak bisa secara langsung menyampaikan bantuan ini sehingga mewakilkan kepada kami.” ungkap Kepala Dinsos PMD Barito Utara, Suparmi A Aspian, Sabtu 5 Oktober 2025.

Sebagai perwakilan pemerintah, kami juga menghimbau agar masyarakat selalu menjaga lingkungan dan keluarganya masing-masing.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar selalu berhati-hati dalam  menggunakan peralatan rumah tangga di dapur dan penggunaan peralatan elektronik, lampu dan lain-lain yang berhubungan dengan listrik,” ungkapnya.

Selain itu juga, pemerintah daerah meminta kepada lurah dan ketua RT untuk bisa menyampaikan kepada warganya agar selalu berhati-hati, karena daerah kita merupakan lokasi permukiman yang padat penduduknya.

Lurah Melayu, Dayat Salikin menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara, dimana bantuan ini sangatlah bermanfaat dan dapat meringankan beban warga masyarakat yang mengalami korban kebakaran.

Sumber bantuan yang disalurkan selain dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara berupa sembako dan peralatan rumah tangga, sebagian bantuan juga berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia berupa peralatan rumah tangga, keperluan bayi/ibu hamil, lampu penerangan serta  selimut.

Untuk diketahui kebakaran terjadi pada 23 Agustus 2024 pukul 13.30 WIB dengan rincian satu buah rumah (barak) terbakar yang dihuni oleh 7 (tujuh) kepala keluarga yang terdiri dari 12 (dua belas) jiwa dan ada 2 (dua) buah rumah yang terdampak yang terdiri dari 5 (lima) kepala keluarga dengan anggota keluarga 9 (sembilan) jiwa.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here