
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Perusahaan Daerah (Perusda) Batara membangun adalah perusahaan daerah yang masuk kedalam anggota Perdasi yaitu perkumpulan BUMD Aneka Usaha Seluruh Indonesia yang diakui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Direktur Perusda Batara Membangun Barito Utara, Asianoor Alihazeki mengatakan, kenapa Perusda Batara Membangun dimasukan kedalam kelompok aneka usaha, karena dalam usaha BUMD seperti Perusda Batara Membangun ada bermacam-macam jenis usaha dan Perusda Mart merupakan usaha yang ke 8 yang di buka.
“Alhamdulillahusaha-usaha sebelumnya semua berjalan dengan cukup baik dan telah menghasilkan laba dan telah menyubang PAD dari tahun 2014-2023 dan juga setiap tahun telah di audit oleh KAP Independent dengan kategori WTP berturut-turut,” kata Asianoor Alihazeki, JUmat 4 Oktober 2024.
Dikatakan Asianoor Alihazeki pula, sesuai hasil penilaian kinerja dari BPKP untuk kinerja tahun 2023 memperoleh skor 90 atau AA (Sehat). Semoga tahun 2024 ini dengan penambahan unit usaha baru prestasi tetap dapat dipertahankan bahkan harapannya lebih meningkat.
Lebih lanjut Direktur Perusda Batara Membangun mengatakan, bahwa tantangan dunia usaha pada umumnya adalah bagaimana bisa tumbuh dan berkembang, jika stagnan atau pertumbuhannya berhenti maka usaha akan perlahan-lahan redup secara alami.
Hal tersebut, kata dia, disebabkan pendapatan relatif tetap akan tetapi biaya akan terus menerus bertambah, terutama dari segi kenaikan upah, biaya operasional akibat inflasi, penyusutan alat dan lainnya, di sisi lain karena sengitnya persaingan usaha terjadi kesulitan menaikan pendapatan karena di segi perdagangan dan jasa terkenal hukum tidak tertulis.
“Dalam perdagangan dan jasa terkenal hukum tidak tertulis adalah Jika Anda menjual mahal maka tidak akan laku akhirnya anda akan rugi. Jika anda menjual murah produk akan laris tapi anda akan bangkrut. Jika anda menjual dengan harga relatif sama dengan pesaing maka anda akan bertahan tetapi pertumbuhan anda akan terhenti. Itulah hukum dalam perdagangan dan jasa,” kata Asianoor.
Dikatakannya, dari ketiga hukum perdagangan dan jasa tersebut sama sulitnya, maka hanya ada dua ruang yang tersisa yaitu memperbesar volume usaha atau menciptakan unit usaha baru tanpa harus mengorbankan kesejahteraan karyawan atau perampingan dengan penerapan teknologi robotic.
Hal ini tentunya semakin memperkecil lapangan usaha yang berdampak semakin besarnya pengangguran di masyarakat dalam hal inilah Perusda Batara Membangun di samping berusaha memperbesar usaha yang ada maka mau tidak mau suka tidak suka harus menciptakan usaha baru sekaligus meng upgrade SDM yang ada agar terus tumbuh dan berkembang dan menjadi yang terbaik diantara BUMD Aneka Usaha se kalteng.
“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak H Nadalsyah bupati sebelumnya selaku pembina yang telah meletakan dasar usaha BUMD ini sejak awal beliau menjabat Bupati Barito Utara, dengan kerja keras beliau dan diteruskan oleh Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis dengan supportnya yang luar biasa kepada Perusda Batara Membangun,” kata Asianoor.
Perusda Batara Membangun juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kejari Barito Utara yang telah memberikan support kepada Perusda Batara Membangun sejak tahun 2014 sampai dengan sekarang di bidang hukum dan tata usaha negara dan dengan dasar MoU yang telah melakukan pendampingan hukum di setiap usaha baru sehingga Perusda Batara Membangun walau tugasnya antara lain agar mendapatkan laba untuk PAD Pemkab tapi juga jangan sampai melanggar aturan hukum yang ada.
“Dan kepada Direktur RSUD Muara Teweh juga kami sampaikan ucapan terima kasih yang selama ini telah bekerjasama dengan Perusda Batara Membangun, baik dalam hal kebutuhan bahan makanan pasien, oxygen, gas lpg dan sekarang ini telah memberi kesempatan untuk kami membuka minimarket di lingkungan RSUD, semoga ibu Direktur RSUD selalu sehat,” pungkasnya.(Theo/LK1)




