Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB mendukung upaya Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disnakertranskop UKM) setempat yang telah mengambil langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

Patih Herman AB mengatakan, salah satu upaya yang telah dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal adalah dengan melaksanakan kegiatan pelatihan operator alat berat seperti excavator, dump truck, tronton, driver sarana LV, dan operator komputer yang dilakukan oleh Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara.

“Program pelatihan berbasis advokasi dan kompetensi juga telah dilaksanakan untuk memberikan keterampilan teknis kepada peserta serta pengalaman praktis di lapangan,” kata Politisi Partai Demokrat Barito Utara ini, Minggu 6 Oktober 2024.

Selain itu, Dinas Nakertranskop UKM juga melaksanakan Program Pemagangan Dalam Negeri (PDN) yang tujuannya agar para peserta dapat memperoleh pengalaman kerja lebih praktis di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Atink panggilan akrab Patih Herman AB juga mengatakan, bahwa Disnakertranskop UKM juga telah melakukan MoU perjanjian kerjasama dengan beberapa perusahaan yang beroperasi di daerah ini serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang memiliki sertifikasi sebagai penyelenggara pelatihan serta instruktur yang bersertifikat.

Dikatakannya juga upaya lainnya yang telah dilakukan oleh Disnakertranskop UKM adalah menyampaikan surat himbauan kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah ini untuk mengutamakan penyerapan atau rekrutmen tenaga kerja lokal yang tentunya tetap mengacu kepada ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Disnakertranskop UKM juga telah melaksanakan pelatihan yang berbasis kepada masyarakat para pelaku UKM serta Koperasi, seperti pelatihan teknis budidaya ayam petelur, madu kelulut, komoditi jagung menjadi pakan ternak, perbengkelan roda dua, barbershop, tata rias salon, digitalisasi marketing, digitalisasi koperasi dan UMKM, kewirausahaan, dan lain-lain.

“Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan ini, sudah cukup banyak tenaga kerja lokal Kabupaten Barito Utara yang diserap oleh perusahaan dan badan usaha lainnya yang beroperasi di daerah ini,” kata Atink.

Serta, kata dia, menciptakan usaha mandiri bagi masyarakat atau berwirausaha, sehingga berdampak dengan menurunnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan memberikan kontribusi positif terhadap upaya percepatan peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here