Tanah longsor di sekitar Bangunan Tower Telkomsel (BTS) di Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto menanggapi laporan warga Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, terkait kondisi tanah longsor di sekitar tower Telkomsel yang dinilai membahayakan masyarakat sekitar.

Laporan warga tersebut disampaikannya pada Senin 13 April 2026 menyusul adanya keluhan dari warga yang merasa was-was terhadap keberadaan tower atau BTS yang berdiri di atas bukit dengan kondisi tanah yang mulai mengalami longsor.

Menurut Ardianto, berdasarkan laporan yang diterimanya, posisi tower berada di lokasi yang cukup rawan karena tanah di sekitarnya sudah menunjukkan tanda-tanda pergerakan. Bahkan, jarak antara titik longsor dengan posisi tower diperkirakan hanya sekitar 7 hingga 10 meter.

“Warga sangat khawatir, terutama mereka yang rumahnya berada tepat berseberangan dengan tower tersebut. Kondisi tanah yang longsor membuat potensi risiko semakin tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa akses untuk melihat kondisi tower secara langsung cukup sulit karena letaknya berada di atas bukit, sehingga diperlukan penanganan khusus dari pihak terkait.

Ardianto meminta agar pihak Telkomsel segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan penanganan terhadap kondisi tersebut guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami berharap pihak Telkomsel dapat segera merespons laporan ini. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Dan hal ini juga sudah kita laporkan kepada Dinas Komunikasi dan Persandian Barito Utara,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mendorong instansi terkait di daerah untuk turut melakukan koordinasi dan pengawasan, sehingga potensi bahaya dapat diantisipasi sedini mungkin.

Warga Desa Sikui berharap adanya tindakan cepat dari pihak perusahaan maupun pemerintah, agar kondisi tersebut tidak menimbulkan dampak yang lebih besar, mengingat kekhawatiran akan kemungkinan robohnya tower jika longsor semakin meluas.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here