Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan sampaikan stressing Bupati pada acara penutupan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Barito Utara Tahun 2027, yang digelar di Aula Bapperida Muara Teweh, Kamis 12 Februari 2026.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan menyampaikan stressing Bupati Barito Utara pada penutupan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2027 yang digelar di Aula Bapperida Muara Teweh, Kamis 12 Februari 2026.

Dalam penegasannya, Bupati melalui Wakil Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif, masukan konstruktif, dan semangat kebersamaan seluruh peserta. Aspirasi dan rekomendasi yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bahan krusial dalam penyempurnaan dokumen RKPD Tahun 2027.

Penekanan utama dalam penutupan tersebut adalah komitmen pelaksanaan program strategis “11.12 Gaspol” (Gerakan Akselerasi Sebelas–Duabelas, Program dan Kegiatan Berorientasi Pelayanan).

“Setelah melalui proses kajian dan perhitungan yang cermat oleh tim anggaran dan perencana daerah, Bupati menegaskan bahwa kapasitas fiskal daerah, ditambah dukungan pendanaan dari pusat dan skema kerja sama, dinilai cukup untuk membiayai 11 program unggulan dan 12 kegiatan prioritas infrastruktur hingga lima tahun ke depan. Ini bukan janji, melainkan keputusan fiskal yang telah diperhitungkan secara matang,” tegas Wakil Bupati saat membacakan stressing Bupati.

Dalam arahannya, Bupati memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yakni Pertama, seluruh kepala perangkat daerah diminta segera menyusun Detail Engineering Design (DED) dan action plan yang rinci, terukur, dan sesuai jadwal untuk setiap program dan kegiatan. Progres pelaksanaan akan dipantau langsung secara berkala.

Kedua, Sekretaris Daerah dan Kepala Bapperida diminta memastikan integrasi dan sinkronisasi antar program berjalan optimal, termasuk percepatan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk proyek strategis seperti pembangunan jembatan, yang ditargetkan final pada Triwulan I Tahun 2026.

Ketiga, camat dan kepala desa/lurah ditegaskan sebagai ujung tombak pelaksanaan di lapangan. Mereka diminta menyiapkan masyarakat, melakukan sosialisasi program, serta memastikan partisipasi aktif dalam pengawasan, dengan menggandeng lembaga adat dan tokoh masyarakat.

Keempat, masyarakat dan dunia usaha didorong untuk turut mengawasi dan mendampingi pelaksanaan program, serta memanfaatkan peluang dari program pelatihan, bantuan alat, dan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan.

“‘11.12 Gaspol’ harus menjadi bukti nyata bahwa pemerintahan ini bekerja untuk rakyat. Setiap jembatan yang dibangun, setiap beasiswa yang diberikan, setiap alat berat yang disalurkan, harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Barito Utara,” tegasnya.

Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan menyampaikan harapan Bupati agar RKPD 2027 menjadi cetak biru aksi nyata menuju Barito Utara yang lebih produktif, terhubung, dan sejahtera, dengan semangat “Gaspol” gas, pacu, dan tuntaskan.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here