
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan melakukan kunjungan kerja ke pabrik beras terintegrasi milik PT Adi Jaya Internasional di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong hilirisasi sektor pertanian.
Rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Ida Shobihatan, bersama pemilik perusahaan, Adi. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, H. Adi Haryadi.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan rombongan meninjau langsung proses produksi yang menggunakan sistem terintegrasi, mulai dari penerimaan gabah, pengeringan (drying), penggilingan hingga menghasilkan beras premium siap kemas. Selain itu, rombongan juga berdiskusi mengenai strategi pemasaran dan distribusi hasil pertanian agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Wakil Bupati, Felix Sonadie Y Tingan menyampaikan, kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengolahan hasil pertanian.
“Kunjungan kami ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga untuk melihat langsung bagaimana proses hilirisasi pertanian dilakukan secara efisien dan higienis. Kami ingin memastikan bahwa ke depan Barito Utara tidak hanya menjadi produsen gabah, tetapi juga mampu menghasilkan beras kemasan berkualitas tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kabupaten Barito Utara memiliki potensi lahan pertanian yang cukup besar, namun perlu didukung dengan teknologi dan sistem pengelolaan yang tepat agar memberikan nilai tambah bagi petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, H Adi Haryadi menegaskan, hasil dari kunjungan ini akan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan dalam pengembangan sektor pertanian di daerah.
“Kami melihat bahwa penerapan teknologi terintegrasi seperti di Nganjuk mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjaga kualitas hasil. Ini akan kami pelajari lebih lanjut untuk kemudian disesuaikan dengan kondisi di Barito Utara,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan manajemen pascapanen dan pemanfaatan teknologi modern sebagai kunci dalam meningkatkan daya saing produk pertanian lokal.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mengembangkan sistem pertanian yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui hilirisasi dan inovasi di sektor pertanian.(Theo/LK1)




