
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran melalui edukasi penggunaan gas LPG yang aman kepada aparatur sipil negara (ASN), Senin 4 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menangani kebocoran tabung gas secara tepat dan tidak panik.
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah, Eveready Noor mengatakan, edukasi tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan risiko kebakaran akibat kesalahan penggunaan LPG di lingkungan rumah tangga.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para ASN memahami tata cara penggunaan LPG yang benar sehingga tidak terjadi lagi kepanikan ketika menghadapi kebocoran gas. Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat disampaikan kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan masing-masing,” kata Eveready Noor.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memilih meninggalkan kompor atau panik saat mencium bau gas, padahal kondisi tersebut dapat ditangani dengan prosedur keselamatan yang benar.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen menjadikan edukasi keselamatan sebagai program berkelanjutan yang dilaksanakan secara bertahap di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bahkan diperluas hingga ke masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Barito Utara, Tri Indra, menegaskan bahwa tabung gas LPG aman digunakan selama memenuhi standar dan dioperasikan sesuai prosedur.
“LPG tidak berbahaya dan tidak langsung meledak seperti yang sering dipersepsikan masyarakat. Yang paling penting adalah tetap tenang ketika terjadi kebocoran, segera lakukan langkah penanganan yang benar dan jangan panik,” jelas Tri Indra.
Ia menambahkan, Damkarmat juga akan memberikan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada ASN sebagai bekal melakukan penanganan awal apabila terjadi kebakaran sebelum petugas tiba di lokasi.
Selain edukasi keselamatan kebakaran, Pemkab Barito Utara juga akan menghadirkan dokter spesialis untuk memberikan penyuluhan kesehatan kepada ASN, terutama mengenai deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan aparatur.(Theo/LK1)




