Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, M Mastur saat melakukan kunjungan dan koordinasi ke wilayah Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Purei dalam rangka memberikan pembinaan dan pengembangan potensi anyaman rotan, beberapa hari lalu.(foto: Ikal)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menggali dan mengembangkan potensi sumber daya lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor industri dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu potensi yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan adalah komoditas rotan.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan kunjungan dan koordinasi di dua wilayah kecamatan yaitu Teweh Timur dan Gunung Purei guna melihat secara langsung potensi rotan sekaligus peluang pengembangannya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, M Mastur, Rabu 9 September 2026 mengatakan, rotan merupakan salah satu potensi daerah yang perlu mendapat perhatian dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Rotan merupakan potensi sumber daya lokal yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah. Karena itu, kita perlu melihat potensi yang ada di lapangan dan bagaimana pengembangannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar M Mastur.

Menurutnya, pengembangan rotan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan baku, tetapi juga membutuhkan penguatan pengolahan, keterampilan masyarakat serta pemasaran produk.

M Mastur juga mengatakan, apabila potensi rotan dapat dikelola dengan baik, komoditas tersebut dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan usaha masyarakat sekaligus mendukung pengembangan industri berbasis sumber daya lokal.

“Yang kita dorong adalah bagaimana potensi lokal ini tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Dengan demikian, manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, koordinasi bersama pihak-pihak terkait di tingkat kecamatan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi dan potensi yang ada sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dalam pengembangan industri rotan.

“Potensi daerah harus terus kita gali. Dari potensi lokal kita ciptakan peluang usaha, sehingga pada akhirnya dapat memperkuat perekonomian masyarakat dan mendorong Barito Utara semakin maju,” pungkasnya.(Ikal/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here