Bupati Barito Utara H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, dan Sekda saat memimpin Rapat TAPD, Minggu 8 November 2026 malam pukul 19.30 WIB di aula Rujab bupati.(Theo/Diskominfosandi)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin memimpin langsung rapat pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) selama dua hari berturut-turut, yakni Sabtu 7 November 2026 dan Minggu 8 November 2026, di aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Barito Utara.

Rapat tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) guna membahas secara mendalam program, kegiatan, serta kebutuhan anggaran masing-masing perangkat daerah.

Pada Sabtu 7 November 2026, pembahasan diikuti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), PDAM, serta Tim TAPD.

Selanjutnya, pada Minggu 8 November 2026, rapat dilanjutkan dengan melibatkan Dinas Pertanian, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Dinas Kesehatan, dan Tim TAPD.

Dalam arahannya, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menegaskan bahwa pembahasan anggaran harus dilakukan secara teliti, terukur, dan mengedepankan skala prioritas. Setiap program yang diusulkan oleh OPD harus benar-benar mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kemampuan keuangan daerah.

“Seluruh OPD harus mencermati kembali setiap program dan kegiatan yang diusulkan. Kita ingin anggaran yang disusun benar-benar tepat sasaran, efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara,” tegas Shalahuddin, Minggu 8 November 2026.

Ia juga meminta seluruh kepala perangkat daerah agar menyampaikan kebutuhan anggaran berdasarkan perencanaan yang jelas, dilengkapi data dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, koordinasi dan komunikasi antara OPD dengan TAPD menjadi faktor penting dalam menghasilkan perencanaan anggaran yang berkualitas, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan optimal.

Bupati berharap melalui pembahasan secara langsung tersebut, seluruh usulan anggaran dapat diselaraskan dengan visi pembangunan daerah dan kebutuhan prioritas masyarakat.

“Yang terpenting, setiap rupiah anggaran daerah harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kita harus memastikan program yang direncanakan tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga dapat direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Melalui rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus berupaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil pembangunan.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here