Ket foto : anggota Komisi III DPRD Balangan saat memanggil beberapa kepala Dinas lingkup Pemkab Balangan terkait masalah di masing-masing dinas, Selasa 7 Maret 2023.(foto: MG1)

LINTASKABAR24, Balangan – Banyaknya proyek pembangunan di Kabupaten Balangan yang bermasalah membuat  Komisi III DPRD Kabupaten Balangan geram dan melakukan pemanggilan kepada Dinas PUPR Kabupaten Balangan, Selasa 7 Maret 2023.

Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Ansyari dalam rapat bersama Dinas PUPR Kabupaten Balangan terlihat geram, karena banyaknya proyek pembangunan yang bermasalah di kabupaten berjuluk Bumi Sanggam itu.

Beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang bermasalah antara lain jalan di Batryus untuk pariwisata gagal, jembatan sungai Awang batal dikerjakan karena pemborong tidak cukup modal, jembatan di Kambiyain yang batal karena masalah hibah lahan, Kebun Raya yang gagal karena pemborongnya mundur tidak sanggup mengerjakan, aspal jalan raya di Kecamatan Awayan sudah banyak yang rusak padahal belum sampai 3 bulan setelah pengerjaan, sedangkan dana pemeliharaan cukup besar.

“Banyak Konsultan saat ini yang sepertinya tidak berkompeten dan tidak berkualitas dalam hal perencanaan serta pengawasan padahal biayanya yang digelontorkan pemerintah daerah cukup besar,” ujar Hafis.

Menambahkan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Balangan, M Ifdali menegaskan kepada Dinas PUPR Kabupaten Balangan untuk memblokir atau mem-blacklist perusahaan, pemborong dan konsultan yang sudah mengakibatkan masalah dalam hal pembangunan di Kabupaten Balangan ini.

“Blokir saja sudah, supaya kedepannya tidak terulang lagi proyek-proyek yang bermasalah,” tegas M Ifdali.

Kami berharap, kata dia,  Dinas PUPR Balangan dapat mengambil langkah tegas dengan pemblokiran tersebut. “Semoga kedepannya tidak terjadi lagi permasalahan proyek pembangunan yang seperti sekarang ini.,” ujar Ifdali.(MG1/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here