LINTASKABAR24, Muara Teweh – Koperasi Pengembangan Bisnis (KPB) Parajakian Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara (Barut) merupakan salah satu koperasi di Desa Lemo II yang mengembangkan usaha madu kelulut.
Dalam bahasa Dayak “Parajakian” berarti memberi rejeki, dimana koperasi ini didirikan pada bulan Agustus 2020. Didirikannya koperasi ini merupakan salah satu implementasi program dari CSR PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dan PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM).
Ketua KPB Parajakian Desa Lemo II, Mahyudin, Rabu 21 Juni 2023 mengatakan, KPB Parajakian memiliki visi menjadi lembaga yang dikelola secara profesional dalam pengelolaan sumber masyarakat baik itu modal, pikiran atau ide, maupun tenaga demi meningkatkan kesejahteraan bersama.
Menurut dia, peran koperasi disini hadir untuk memberi nilai tambah kepada anggota serta masyarakat sekitar terhadap potensi ekonomi yang mereka miliki, salah satunya madu kelulut.
Dikatakannya, koperasi ini juga memberikan modal usaha berupa penyaluran 531 koloni lebah kelulut kepada 79 UKM yang berasal dari beberapa desa, tidak hanya penyaluran koloni lebah, KPB Parajakian juga melakukan pendampingan dengan cara monitoring untuk memantau perkembangan koloni madu kelulut setiap bulanya.
Lebih lanjut Mahyudin menjelaskan untuk membantu mengembangkan koloni lebah kelulut, KPB Parajakian juga mengadakan edukasi kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan kepada UKM dan anggota terkait budidaya lebah kelulut. Setiap bulannya hasil panen dari UKM ditampung di KPB Parajakian yang kemudian akan diolah dan dipasarkan.
“Madu kelulut ini kami olah untuk diturunkan kadar airnya untuk mengurangi resiko kualitas perubahan air dan rasa yang disebut Madu Mandau yang kemudian madu inilah menjadi produk unggulan KPB Parajakian. Permodalan dan pembinaan untuk KPB Parajakian sepenuhnya merupakan tanggung jawab CSR PT SMM dan PT PAMA,” ucapnya.
Ia juga mengatakan pengembangan usaha dalam budidaya lebah trigona itama, berupa suplai sarang kepada anggota koperasi, pembelian hasil panen madu, pengolahan sampai pemasaran ke berbagai lini, termasuk membuka gerai di kota Muara Teweh, Bandara di Banjarmasin, dan Bandara di Palangka Raya dan di pulau jawa.
Ketua KPB Parajakian Desa Lemo II menambahkan program CSR PT PAMA dan PT SMM juga telah melaksanakan pengadaan sarana dan prasarana untuk kebutuhan SMK Harati yang merupakan binaan PT PAMA dan PT SMM yang berada di wilayah Buhut dan sekitarnya.
“PT SMM juga telah mempersiapkan pengelolaan program Prana Raksa berupa lahan seluas 3,5 hektar yang diserah kelolakan kepada KPB Parajakian berupa tanam tumbuh buah-buahan khas daerah Kalimantan, budidaya jamur tiram, budidaya tanaman sacha inchi dan lainnya,” kata Mahyudin.
Pihaknya juga saat ini telah melaksanakan persiapan sebagai koperasi modern, yang telah ditetapkan oleh Kementrian Koperasi Pusat. “Dan kami dari saat ini dalam tahap persiapan untuk mendapat pembinaan dari tenaga ahli yang telah disiapkan oleh Kementerian Koperasi,” katanya lagi.(Theo/LK1)





