Ket foto : Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Syahmiludin A Surapati bersama Ketua DPRD Hj Mery Rukaini dan anggota DPRD Rujana Anggraini saat diwawancara sejumlah wartawan, di gedung Balai Antang Muara Teweh.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin A Surapati sangat mengapresiasi program sekolah penggerak yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

“Salah satu bentuk apresiasi Pemkab Barito Utara melalui Dinas Pendidikan adalah dengan menyikapi semua program pemerintah pusat dengan melaksanakan berbagai kegiatan,” kata Syahmiludin A Surapati.

Menurut Syahmiludin, bentuk apresiasi dengan melaksanakan berbagai kegiatan seperti pengembangan kurikulum, meningkatkan akses pendidikan, pemenuhan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan termasuk program sekolah penggerak yang saat ini sedang berlangsung.

Dikatakannya, dengan dilaksanakannya Forum Pemangku Kepentingan Daerah (FPKD) tahun 2023 Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan I dan 2 ini, Kabupaten Barito Utara dalam hal ini Dinas Pendidikan Barito Utara ikut serta memajukan pembangunan khususnya pembangunan dibidang Pendidikan.

Lebih lanjut, kata Syahmiludin, komitmen kami Pemkab Barito Utara dan Dinas Pendidikan sangat mendukung penuh dengan adanya program ini. Selain itu Pemkab Barito Utara juga mendukung komitmen program sekolah penggerak.

“Hal ini bertujuan agar kepala sekolah dan guru lebih intens dan fokus memajukan pendidikan karena dalam PSP ini dari tahap I dan II untuk orientasi kepada pengembangan hasil belajar siswa yang sifatnya sangat holistik serta mewujudkan terciptanya profil Pancasila dengan berfokus pada kompetensi kognitif yaitu utamanya numerasi dan literasi serta non kognitif yaitu karakter,” kata dia.

Pihaknya juga berkomitmen untuk menyediakan anggaran daerah yang tentunya disesuaikan juga dengan kemampuan daerah dan ketersediaan anggaran yang ada baik lingkup Pemkab maupun lingkup Dinas Pendidikan Barito Utara.

“Kami berharap agar intervensi dari pusat lebih intens untuk melakukan pendampingan-pendampingan dan juga dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Kalteng bisa berkolaborasi dalam program pembelajaran baik kepada guru dan sekolah yang terpilih terkait dengan merencanakan berbasis data maupun digitalisasi,” kata Syahmiludin.

Mengingat, kata dia, tujuan PSP ini adalah menciptakan sekolah yang berfokus kepada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik, tentu diharapkan dukungan dari pemerintah pusat, provinsi maupun daerah khususnya dalam pengembangannya.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here