
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pembangunan Pondok Pesantren Ar Rahmaniah di Muara Lahei, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara pembangunannya dilaksanakan sejak 2016 yang lalu.
Ketua pembangunan Pondok Pesantren Ar Rahmaniah Muara Lahei, Selamat mengatakan latar belakang berdirinya pondok pesantren ini minimnya jumlah pondok Pesantren di wilayah Kabupaten Barito Utara.
“Banyak orang tua yang terkendala masalah dana untuk memasukkan anaknya ke Pesantren di luar Barito Utara,” kata Selamat.
Dikatakannya, tujuan dibangunnya Pondok Pesantren Ar Rahmaniah ini agar dapat mencetak generasi muda Islam yang paham terhadap ajaran agama Islam, dapat menjadi suluh di kampung atau desa masing-masing.
“Syukur Alhamdulillah para santri dan santriwati yang belajar di pondok Pesantren Ar Rahmaniah ini nantinya ada yang menjadi ulama atau menjadi pejabat,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk mata pelajaran yang diberikan di pondok pesantren ini adalah Dirasah Islamiyah dan Mapel Umum. Dan mendapat 2 (dua) ijazah.
Selamet juga mengatakan pembangunan pondok pesantren ini bermula pada tahun 2016, yang pada saat itu dilaksanakan rapat tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Lahei dan dalam rapat tersebut semua pihak sepakat sepakat dan dapat tanah untuk pembangunan pondok pesantren.
Pada tahun 2017 dilaksanakan peresmian Jembatan Saweau. Tahun 2017 dilaksanakan pembangunan Musholla dan Asrama yang merupakan dana pribadi dari H Nadalsyah. Tahun 2018, pondok pesantren mulai menerima santri baru yang pada saat itu hanya 16 orang.
Pada tahun 2019 panitia pembangunan pondok pesantren menerima wakaf tanah dari H Roni, tahun 2020 mulai pembangunan pondok putri dan tahun 2021 mulai menerima santri putri.
Dikatakan Slamet, setelah 5 tahun berjalan, namun karena kurangnya komunikasi dengan Bupati Barito Utara ditambah lagi dengan pandemi Covid-19.
“Dan Alhamdulillah, saat ini Bapak Bupati H Nadalsyah telah berkenan untuk meresmikan Pondok Pesantren Ar Rahmaniah. Untuk itu, pada saatnya nanti mohon dengan hormat kepada Bapak Bupati H Nadalsyah untuk dapat meresmikan berdirinya Pondok Pesantren Ar Rahmaniah Muara Lahei ini,” kata Slamet.
Slamet menambahkan total dana yang diterima untuk pembangunan pondok pesantren dari pemerintah Pusat (BLKK) Rp 850 juta untuk bangunan dan alat. Pemerintah Provinsi Rp 550 juta, dana hibah Bupati Rp 600 juta ditambah dengan bangunan mushola dan asrama yang merupakan bantuan dana pribadi dari H Nadalsyah serta sumbangan dari masyarakat sebesar Rp 400 juta lebih.
“Untuk santri hingga saat ini berjumlah 106 orang santri putra, dan 99 santri orang putri. Dari 106 santri putra itu berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Barito Utara dan ada 5 orang dari Kabupaten Murung Raya,” kata dia.
Slamet juga mengatakan untuk bangunan pondok putra (Mushola, Asrama Ustadz, Asrama Santri, Dapur Umum, ruang kelas 5 ruang (1 belum jadi), BLKK.
Bangunan pondok putri (Ruang kelas 3 ruang, Asrama 3 buah, dapur umum belum jadi, masih menumpang. Ustadzah di pondok sementara tinggal di asrama santri.
“Saat ini pembangunan yang mendesak yaitu penyelesaian 1 ruang belajar untuk putra. Dan penyelesaian dapur umum, pembangunan musholla, pembangunan ruang kelas untuk menerima santri baru tahun pelajaran yang akan datang untuk santri putri,” kata dia.(Theo/LK1)




