Ket foto : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H Noor Fahmi saat menyampaikan sambutan pada pencanangan Desa Sadar Kerukunan di Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kamis 10 Agustus 2023.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H Noor Fahmi mengatakan, bangsa kita adalah bangsa yang pluralistik dan multikulturalistik dengan penduduk dari pelbagai etnis, bahasa, dengan letak geografis antar daerah yang luas dan dipisahkan oleh ribuan pulau, serta keanekaragaman agama yang mempunyai kecenderungan kuat terhadap identitas agama masing-masing, sangat berpotensi lahirnya konflik.

“Oleh karena itu, untuk mewujudkan kerukunan hidup antarumat beragama yang sejati, harus tercipta satu konsep hidup bernegara yang mengikat semua anggota kelompok sosial yang berbeda agama untuk menghindari terjadinya konflik antarumat beragama,” kata H Noor Fahmi saat pencanangan Desa Sadar Kerukunan di Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kamis 10 Agustus 2023.

Dikatakan H Noor Fahmi, diera reformasi, ketika tuntutan untuk dialog dan kerjasama antarumat beragama kian besar, sehingga terbitlah Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 dan 8 Tahun 2006, tentang pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Dijelaskannya, adanya wadah FKUB memberikan angin segar dan peluang yang besar bagi terwujudnya kerukunan umat beragama di berbagai daerah, dan dengan terbitnya PBM ini merupakan upaya pemerintah untuk memelihara kerukunan antar umat beragama dengan lebih intensif di berbagai daerah.

“Kami ucapkan selamat dan sukses atas dikukuhkannya Pengurus FKUB Kabupaten Barito Utara yang baru, dan kami berharap melalui FKUB, mampu menjadi tenda daerah yang mengayomi semua umat beragama dari berbagai kelompok, dapat menjalankan peran-peran FKUB yang optimal dalam menyemai nilai-nilai moderasi beragama,” kata dia.

Karena, jelas dia, moderasi beragama merupakan pilihan yang tepat dan selaras dengan jiwa Pancasila di tengah adanya gelombang ekstrimisme di berbagai belahan dunia.

Ia juga mengatakan bahwa di tahun 2023 ini merupakan tahun politik menuju digelarnya pesta demokrasi pada Februari 2024, oleh karenanya nuansa dan dinamika politiknya sudah terasa di tahun 2023.

Disampaikan H Noor Fahmi pula, moderasi beragama merupakan sarana dalam mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis, damai dan toleran. Moderasi beragama juga sesungguhnya adalah kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, baik di tingkat lokal maupun nasional, bahkan global.

Keberhasilan moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat kita, dapat diukur melalui 4 (empat) indikator utama, yaitu Pertama, komitmen kebangsaan: penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi UUD 1945 dan regulasi di bawahnya.

Kedua, toleransi, menghormati perbedaan dan memberi ruang orang lain untuk berkeyakinan dan sedia bekerjasama. Ketiga, Anti Kekerasan yaitu menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan baik fisik maupun verbal. Keempat, Penghormatan Terhadap Tradisi: ramah dalam penerimaan tradisi dan budaya lokal sejauh tidak bertentangan dengan pokok ajaran agama.

“Diharapkan melalui 4 indikator ini, kita dapat mengetahui bahwa dengan moderasi beragama merupakan “solusi” dari menguatnya sikap intoleran dan maraknya konflik-konflik sosial dengan berlatar belakang agama,” ucap dia.

Dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara khususnya dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pada umumnya, atas kerjasamanya dalam rangka membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan bersama.

“Dengan terus mengajak umat beragama untuk berpegang teguh pada esensi ajaran semua agama, yang selalu mengajak pada kehidupan yang damai, toleran, adil, dan saling menghormati perbedaan, sebagaimana tercermin dalam kegiatan kita pada hari ini, “Pencanangan Desa Sadar Kerukunan di Desa Hajak Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara Tahun 2023”.,“ pungkasnya.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here