
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Barito Utara (Barut) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kepesertaan pegawai non ASN dalam program ketenagakerjaan bagi pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan monev ini dilaksanakan di aula BappedaLitbang Muara Teweh, Kamis 9 November 2023 yang dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Barito Utara, H Yaser Arapat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Chairil Anwar, kepala perangkat daerah, kepala bagian lingkup Sekda dan undangan lainnya.
Plt Sekda Barito Utara, Drs Jufriansyah dalam sambutannya yang disampaikan Asisten, Yaser Arafat mengatakan jaminan sosial ketenagakerjaan adalah hak konstitusional bagi seluruh pekerja di Indonesia.
“Hal ini sebuah perlindungan dasar yang bertujuan untuk memberikan perlindungan yang bersifat dasar bagi para tenaga kerja guna menjamin keamanan dan kepastian terhadap resiko-resiko sosial ekonomi yang kemungkinan terjadi pada saat sedang bekerja,” kata Yaser.
Dikatakannya, apabila kita melihat data BPJS Ketenagakerjaan di Juli 2023 lalu, saat ini total penduduk Indonesia yang bekerja sebesar 130 juta orang, dari angka tersebut jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan baru mencapai 36,7 juta peserta.
“Tentu bukan hal mudah untuk mengakselerasi daripada pelaksanaan Inpres nomor 2 tahun 2021 yang mana hal tersebut sejalan dengan Inpres nomor 4 tahun 2022 mengenai percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim,” kata dia.
Yang mana, kata Yaser Arafat, salah satunya adalah memastikan seluruh pekerja termasuk non-ASN untuk dapat menjadi peserta aktif program jaminan sosial.
“Tujuan daripada programnya adalah untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh pekerja beserta keluarganya,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu juga Asisten Sekda H Yaser Arapat berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan output serta gagasan-gagasan sehingga program-program dapat berjalan secara optimal.
“Serta mewujudkan pemahaman dan persepsi yang sama, mengenai implementasi kebijakan serta dapat merumuskan strategi yang perlu ditempuh dalam mengambil langkah-langkah nyata guna mendukung suksesnya program ketenagakerjaan,” kata dia.
Usai pembukaan kegiatan monitoring dan evaluasi Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Barito Utara, H Yaser Arapat didampingi Kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Teweh menyerahkan santunan kepada ahli waris ASN yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara.(Theo/LK1)




