LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, ternyata menelan dana besar, sehingga berdiri kokoh menjadi RS termegah dan terbesar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.
Pembangunan RSUD Muara Teweh ini mulai dibangun sejak tahun 2015 hingga 2023. Pembangunan meliputi Wing A, B, dan C serta sarana penunjang lainnya. Sampai hari ini pekerjaan penyelesaian Lantai 3, 4, dan 5 wing C masih berlangsung. Tak terasa, nyaris 10 tahun pembangunan RSUD Muara Teweh berjalan.
Lalu, berapa anggaran yang telah digelontorkan untuk pembangunan RSUD Muara Teweh ini? Fasilitas apa saja yang sudah dikerjakan? Dan apalagi yang mesti dibereskan?
Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis memaparkan, bahwa pembangunan RSUD Muara Teweh ini sudah dua kali menggunakan pola multi years semasa H Nadalsyah menjabat sebagai bupati Barito Utara periode 2018-2023.
Total anggaran yang telah dikucurkan untuk pembangunan RSUD Muara Teweh sejak 2015-2023 sebesar Rp 276.390.946.000. Dana akan bertambah lagi Rp 10.000.000.000 pada tahun anggaran 2024.
Kucuran dana pembangunan RSUD Muara Teweh terinci sebagai berikut, Pembiayaan multiyears atau (tahun jamak) tahun anggaran 2015-2017, total nilai kontrak Rp 61.452.159.000.
Selanjutnya, pembiayaan tahun anggaran 2018 dengan nilai kontrak Rp 51.821.000.000, pembiayaan multiyears tahun anggaran 2019-2022, total nilai kontrak Rp 127.263.565.000.
Kemudian, pembiayaan tahun anggaran 2023 total nilai kontrak Rp 35.854.222.000, serta pembiayaan tahun anggaran 2024 total nilai kontrak Rp 10.000.000.000.
Pembiayaan multi years 2015-2017 dengan dana Rp 61.452.159.000 digunakan untuk feasibility study, DED (Detail Engineering Design), pembuatan Amdal, MK, pekerjaan wing A, pembangunan struktur wing A, dan fungsional Lantai 1, 2, 3, dan 4.
Pembiayaan tahun anggaran 2018 senilai Rp 51.821.000.000 untuk pekerjaan MK, penyelesaian wing A, fungsional Lantai 2, 3, dan 5, serta pembangunan struktur wing B.
Pembiayaan multiyears tahun anggaran 2019-2022 menelan dana Rp 127.263.565.000 untuk pekerjaan wing B, pembangunan struktur wing B Lantai 3 dan 4 dan fungsional Lantai 1 dan 2, pembangunan wing C, pembangunan bangunan pelengkap D, E dan F, pembangunan ruang terbuka hijau, dan MK RSUD.
Sebagai informasi tambahan, pada pembiayaan multi years tahun anggaran 2019-2022 juga dibangun gedung untuk ruang jenazah, ruang IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), ruang laundry, ruang genset, ruang gizi, dan ruang IPSRS (Instalasi Prasarana Sarana Rumah Sakit).(Theo/LK1)





