
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Barito Utara, Suparmi A Aspian mengatakan sebagai salah satu rangkaian proses sistem kesatuan masyarakat hukum pemberdayaan masyarakat desa, peran Apdesi sangat strategis yaitu sebagai fasilitator dalam proses penyelenggaraan pemerintahan desa.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinsos PMD, Suparmi A Asian melalui Kepala Bidang Pemdeskel dan BPD, Tri Winarsih pada acara pembukaan Muscab Luar Biasa DPC Apdesi Kabupaten Barito Utara di aula BappedaLitbang, Senin 29 Januari 2024.
“Apdesi merupakan sebuah wadah bagi seluruh perangkat desa dalam menyampaikan aspirasinya. Karenanya, Dinsos PMD Kabupaten Barito Utara menyambut baik dan berterima kasih kepada panitia atas terselenggaranya acara ini,” kata dia.
Menurutnya, bahwa setiap tahun desa mendapatkan anggaran yang bersumber dari a dan Alokasi Dana Desa (DD dan ADD), dana bagi hasil pajak, dan lain-lain pendapatan desa yang sah berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Oleh karena itu, katanya lagi, melalui Apdesi dirinya mengharapkan salah tugasnya mampu mengawal penggunaan anggaran tersebut agar sesuai dengan pengelolaan dan mampu meningkatkan kapasitas desa.
Lebih lanjut Kabid Pemdeskel dan BPD mengatakan, melalui Muscablub ini Dinsos PMD Barito Utara menaruh harapan besar kepada Apdesi agar dapat memberikan manfaat bagi seluruh kepala desa dan pemerintah desa, serta dapat memberikan kontribusi positif dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Barito Utara yang dimulai dari desa.
Disamping Apdesi, peran dari OPD dan instansi yang terkait sangat penting dalam mendukung pembangunan di desa. Begitu juga dengan peranan Apdesi selaku wadah dari pemerintah desa sangat penting dan strategis, khususnya dalam pelayanan penyaluran keuangan, pembinaan terhadap desa, pendampingan hukum, pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinsos PMD melalui Kabid Pemdes Kel dan BPD meminta, ke depan dengan terbentuknya pengurus Apdesi nantinya, agar melakukan komunikasi secara intensif dengan lembaga-lembaga desa serta berbagai komponen masyarakat lainnya untuk bersama-sama membangun desa.
Kemudian bersikap profesional, dalam arti pengurus Apdesi harus terlepas dari segala kepentingan dan ikatan emosional yang hanya menguntungkan desa tertentu, bersikap adil, dalam arti memberikan pelayanan yang sama kepada setiap desa di Kabupaten Barito Utara.
Selanjutnya, kata Neneng panggilan Kabid Pemdeskel dan BPD, menjadikan tugas pengurus sebagai kesempatan untuk memberikan sumbangsih tenaga dan pikiran bagi kemajuan dan kemandirian desa. Berpikir dan bertindak dengan orientasi keberhasilan bersama, dengan mengesampingkan ego pribadi atau kelompok.
“Dan selalu mengutamakan musyawarah dan mufakat dalam menghadapi permasalahan sehingga menghasilkan keputusan yang terbaik. Koordinasi aktif dengan pihak kecamatan, Dinsos PMD dan OPD lainnya terkait program dan kegiatan yang berkaitan dengan desa,” kata Neneng.
Selain itu, jelasnya, menjaga kondusifitas desa dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang pada akhirnya dapat merugikan dan mengganggu stabilitas keamanan, ketertiban dan ketentraman desa.
Ia juga mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara kita sesuai nawacita pemerintah yaitu membangun indonesia dari pinggir yang dimulai dari desa, yang kita awali dengan memilih secara cerdas, cermat dan bertanggung jawab pada pemilu pada 14 Februari 2024 nanti.
“Tidak lupa saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana atas terselenggaranya acara kita pada hari ini semoga lancar dan sukses sesuai harapan,” pungkasnya.(Theo/LK1)




