LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pada 2024 telah direncanakan penambahan bandwith besar-besaran untuk Layanan Jaringan Instansi Pemerintah Daerah yang bertujuan mematangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang handal serta mengentaskan beberapa desa yang terdampak blank spot.
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik harus didukung dengan interkoneksi internet yang baik dan cepat serta dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Dimana Diskominfosandi Barito Utara menyediakan bandwidth tambahan sebesar 1 Gigabyte lebih untuk mendukung komunikasi dan aplikasi SPBE yang digunakan di Pemerintahan Kabupaten Barito Utara termasuk beberapa Zona Internet Publik (ZIP) yang telah dan akan dikelola Diskominfo Barito Utara.
Layanan E-Kinerja, Pelayanan Perizinan dan layanan-layanan lainnya dapat digunakan dengan lancar dan disupport oleh TIM NOC Diskominfosandi Kabupaten Barito Utara dengan ketersediaan bandwith besar. Selain itu, di luar angka bandwith 1 Gigabyte tadi, juga disediakan internet desa yang dapat dinikmati oleh masyarakat daerah terpencil yang tidak tercover oleh provider melalui Linda Batara.
Mengenai hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, Parmana Setiawan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, khususnya Diskominfosandi Barito Utara yang telah melakukan peningkatan bandwidth untuk mematangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang handal.
Parmana mengharapkan, dengan penambahan bandwidth untuk seluruh OPD ini dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, baik dari segi kecepatan, ketepatan dan birokrasinya.
Selain itu, diharapkan pula seluruh desa dapat terhubung dengan internet, sehingga sistem pemerintahan di desa-desa di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara dapat dilaksanakan dengan cepat dan tersinkronisasi.
“Tentunya hal ini akan berdampak pada pelayanan public yang baik, sehingga seluruh masyarakat dapat mendapatkan manfaat dan pelayanan yang cepat dari pemerintah daerah,” tukasnya.
Diketahui, Diskominfosandi Kabupaten Barito Utara telah berhasil menghubungkan 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui jaringan fiber optic pada anggaran 2023 tadi bekerjasama dengan PT Telkom sebagai media penghantar bandwidth internet tersebut.(Theo/LK1)





