Ket foto : Anggota DPRD Barito Utara, Wardatun Nurjamilah.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Tuntutan masyarakat terhadap guru saat ini makin tinggi, karena disamping profesional juga dituntut untuk lebih mengedepankan tanggung jawab moral dalam dunia pendidikan.

Tuntutan ini tentunya tidak berlebihan, mengingat kemajuan teknologi juga perkembangan jaman. Hal ini disampaikan oleh legislator DPRD Barito Utara, Wardatun Nurjamilah.

“Tuntutan zaman yang semakin maju serta keingintahuan para siswa yang terus bertambah seiring dengan berkembangnya ilmu teknologi harus membuat guru semakin termotivasi, agar tidak tertinggal arus globalisasi,”kata Wardatun, panggilan akrab Srikandi DPRD Bumi Iya Mulik Bengkang Turan ini.

Kalau kita tidak mengikuti perkembangan jaman dan teknologi, maka kita akan tergerus oleh waktu dan pada akhirnya akan kehilangan kepercayaan diri saat memberikan ilmunya kepada anak didik yang sudah semakin maju dari tahun ketahun paparnya.

Dewan juga berharap para tenaga pengajar sekarang jangan malu untuk terus belajar baik melakukan studi banding ke daerah lain atau melalui internet, jangan merasa sudah hebat karena masih banyak yang berada diatas kita.

“Dewan berharap hendaknya guru-guru kita terutama di Kabupaten Barito Utara untuk terus mawas diri dan memberikan yang terbaik bagi anak didik dengan terus menempa diri mereka untuk terus mengikuti perkembangan jaman,” ungkap politisi usungan PPP ini.

Saat ini, kata dia, dewan cukup miris dengan kesenjangan dunia pendidikan di desa, kecamatan dan kabupaten bahkan provinsi. Betapa tidak, karena salah satu penyebabnya disamping tidak meratanya tenaga pengajar di sekolah juga karena sumber daya manusia gurunya .

Pekerjaan rumah yang harus dituntaskan oleh dinas pendidikan untuk bagaimana kedepannya agar dunia pendidikan kita jangan stagnan atau jalan ditempat, karena kurangnya SDM guru dan penempatan yang kurang merata.

Kita harus sadari bahwa standar pendidikan di kabupaten ini masih jauh dibandingkan dengan daerah lain, apalagi yang sudah maju hal ini dapat kita rasakan bagaimana seorang lulusan nomor satu sampai tiga kabupaten ini begitu susahnya masuk perguruan tinggi ternama.

“Ini artinya masih banyak yang harus kita benahi agar dunia pendidikan kita setara dengan daerah lain bahkan kalau bisa lebih maju lagi dengan cara peningkatan SDM guru, fasilitas pendidikan baik sarana maupun prasarananya,” terangnya.

Hal penting yang harus dimengerti adalah bagaimana kita mengubah pola pikir atau mindset  para guru bahwa dalam pembelajarannya bukan hanya sekedar kewajiban. “Namun adanya tanggung jawab moral untuk mendorong dan mengolah agar anak didiknya bisa maju serta bisa bersaing untuk standar nasional, internasional atau paling tidak untuk provinsi,” tandasnya.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here