
Lintaskabar24, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H Nadalsyah selalu mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam penggunaan produk dalam negeri guna penguatan ekonomi nasional.
“Dengan menggunakan produk dalam negeri, kita turut menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional,” kata H Nadalsyah didampingi Asisten II Setda H Rahmad Muratni usai menghadiri Business Matching tahap IV di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Kamis 6 Oktober 2022.
Nadalsyah mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara terdapat 10 paket pengadaan jasa yang strategis, dimana semuanya 100 persen menggunakan produk dalam negeri dan 100 persen menyerap tenaga kerja dalam negeri.
Sebelumnya, dalam Business Matching tahap IV di Bali, Menko Marivest, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa anggaran belanja barang/jasa Pemerintah Daerah sebesar Rp 306,04 triliun, dimana yang belum terealisasi sebesar Rp 144,09 triliun.
Menko Marivest mengharapkan kepada Seluruh Pemerintah Daerah baik Provinsi dan Kabupaten/Kota harus segera merealisasikannya, mengingat saat ini sudah memasuki triwulan IV tahun anggaran 2022.
“Disamping itu, tahun depan kita minta impor hanya boleh 5 persen dari belanja barang/jasa,” kata Luhut.
Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara, Ass Logs Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan bahwa Polri menyelenggarakan ini sebagai bentuk ajakan kepada seluruh pemerintah untuk menggunakan produk dalam negeri.
“Saat ini belanja Polri 70 persen dalam penggunaan anggaran belanja barang/jasa menggunakan produk dalam negeri,” kata Irjen Pol Argo.(Dhani)




