
LINTASKABAR24, Muara Teweh – sebanyak 113 Jamaah Haji Kabupaten Barito Utara telah dilepas secara langsung oleh Bupati Barito Utara untuk menuju ke embarkasi Banjarmasin di rumah jabatan bupati.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Barito Utara, Alpiansah menerangkan, berdasarkan jadwal pemberangkatan, jamaah asal Kabupaten Barito Utara tahun ini tergabung dalam Kloter 7 Gelombang I, yang akan diterbangkan dari Embarkasi Banjarmasin langsung menuju Madinah Al-Munawwarah
“Alhamdulillah, seluruh tahapan persiapan telah kita laksanakan dengan baik. Kini Bapak dan Ibu tinggal menunggu waktu keberangkatan. Ini adalah momen yang patut disyukuri setelah penantian panjang, bahkan lebih dari 10 tahun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun 1447 H/2026 M, Kabupaten Barito Utara memberangkatkan sebanyak 113 jemaah yang terdiri dari 57 laki-laki dan 56 perempuan. Jumlah tersebut mengalami pengurangan sekitar 10 orang dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai kisaran 123 hingga 125 jemaah.
Menurutnya, pengurangan kuota tersebut merupakan dampak kebijakan percepatan masa tunggu yang diterapkan secara nasional, sehingga setiap kabupaten mengalami penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari sisi usia, jemaah termuda tahun ini berusia 21 tahun dan tertua 95 tahun. Ia menegaskan bahwa keberangkatan jemaah usia muda terjadi karena pelimpahan porsi dari anggota keluarga yang meninggal dunia atau sakit permanen, sesuai regulasi pemerintah.
Selain itu, pemerintah terus melakukan peningkatan pelayanan, termasuk distribusi kartu identitas jemaah sejak di bandara guna meminimalisir kendala teknis saat di Tanah Suci. Ke depan, pemerintah juga merencanakan pembangunan perkampungan haji untuk meningkatkan kenyamanan jemaah Indonesia.
“Saya ucapan selamat kepada seluruh jemaah calon haji yang telah sampai pada tahap persiapan akhir keberangkatan,” ungkap Alpiansyah.(Theo/LK1)




