Bupati Barito Utara, H Shalahuddin didampingi Wakil bupati dan Sekda saat melakukan peninjauan pembangunan infrastruktur jalan menuju Desa Butong, Kecamatan teweh Selatan, Rabu 2 September 2026 kemarin.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus berupaya membuka akses infrastruktur untuk mempercepat pemerataan listrik hingga ke wilayah terpencil. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Desa Butong, Kecamatan Teweh Selatan, yang hingga kini belum menikmati penerangan listrik dari PLN akibat terkendala akses jalan.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekretaris Daerah Drs Muhlis meninjau langsung area pembangunan jalan penghubung menuju Desa Butong, Rabu 2 September 2026 kemarin.

Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran manajemen PLN dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Barito Utara.

Bupati mengatakan, selama ini masyarakat Desa Butong mengandalkan jalan perusahaan perkebunan kelapa sawit sepanjang sekitar 12 kilometer untuk mengakses wilayah luar desa. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala masuknya jaringan listrik PLN.

“Sama seperti Sikan, Butong ini sudah cukup lama tidak menikmati penerangan dari PLN karena jalannya belum ada. Sekarang kita baru mengiris jalan dengan bantuan CSR, panjangnya kurang lebih 4,8 kilometer,” ujar Shalahuddin, Kamis 3 September 2026.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut menjadi langkah awal untuk membuka akses bagi masuknya tiang dan material jaringan listrik ke Desa Butong. Namun, masih terdapat kebutuhan infrastruktur pendukung berupa jembatan untuk memudahkan mobilisasi material.

“Di sini kita tinggal membuat satu buah jembatan Bailey sepanjang 30 meter guna mobilisasi tiang-tiang listrik dan menara pylon untuk menyeberangkan kabel,” jelasnya.

Bupati optimistis Desa Butong sudah dapat menikmati aliran listrik PLN pada Desember 2027. “Harapan kita di Desember 2027 nanti kita sudah bisa menyalakan listrik di desa ini. Tadi direktur PLN juga sudah melihat kondisi lapangan dan perencanaannya. Harapan kami tidak begitu lama, tahun depan sudah bisa masuk tiang dan instalasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan PLN untuk mempercepat proses elektrifikasi di wilayah yang hingga kini belum teraliri listrik. Pemkab Barito Utara berharap pembangunan akses jalan dan dukungan infrastruktur lainnya dapat menjadi pintu masuk bagi peningkatan pelayanan dasar masyarakat Desa Butong.

Dengan terbukanya akses tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada jalur perusahaan untuk keluar-masuk desa, sekaligus mempercepat masuknya jaringan listrik PLN.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here