
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menargetkan persoalan elektrifikasi di 15 desa yang hingga kini belum teraliri listrik dapat dituntaskan pada 2027. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kolaborasi dengan PLN, termasuk membuka akses jalan menuju desa-desa yang masih terkendala infrastruktur.
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, Kamis 3 September 2026 mengatakan, ketersediaan akses jalan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat masuknya jaringan listrik ke wilayah terpencil.
Shalahuddin mengatakan, berdasarkan pemetaan pemerintah daerah, masih terdapat sekitar 15 desa di Kabupaten Barito Utara yang belum menikmati aliran listrik PLN. Untuk mempercepat pemerataan listrik, dirinya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membuka akses menuju desa-desa yang masih terkendala jalan.
“Kami sudah koordinasi dengan seluruh camat untuk menyampaikan desa mana lagi yang belum memiliki akses jalan. Kami perintahkan PUPR untuk membuka akses tersebut agar tiang dan instalasi kabel bisa masuk,” ujar Shalahuddin.
Menurutnya, pemerintah daerah menargetkan desa-desa tersebut dapat segera menikmati penerangan listrik secara bertahap pada 2027. “Harapan kami, dengan Pak Wakil Bupati, di 2027 nanti 15 desa, 80 persen atau 100 persen, itu bisa nyala semua. Bersama kita wujudkan Barito Utara Terang,” tegasnya.
Sementara itu, Manager PLN ULP Muara Teweh, Pandu Andoka mengatakan, terdapat sejumlah persyaratan penting agar jaringan listrik dapat masuk ke sebuah desa. Menurutnya, setidaknya terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan, yakni ketersediaan akses jalan, jalur yang bebas dari pepohonan, serta infrastruktur pendukung seperti jembatan.
“Intinya desa akan berlistrik jika ada akses jalan, bebas dari pohon, dan lokasi yang bisa dilewati dengan jembatan pendukung. Kami berkolaborasi antara Pemda dan PLN untuk melistriki desa-desa yang belum merdeka listrik,” ujarnya.
Pandu menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan PLN menjadi bagian penting dalam mempercepat program elektrifikasi, khususnya bagi desa-desa yang selama ini terkendala akses.
Pemkab Barito Utara berharap pembukaan akses jalan, pemenuhan infrastruktur pendukung dan koordinasi dengan PLN dapat mempercepat terwujudnya pemerataan listrik di seluruh wilayah.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mewujudkan Barito Utara Terang, sehingga masyarakat di pelosok dapat memperoleh akses terhadap listrik dan pembangunan yang lebih merata.(Theo/LK1)




