Kiprah Si Tukang Tambal Ban Membangun Barito Utara Selama 10 Tahun
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Kiprah seorang H Nadalsyah dalam meniti karir hingga menjadi Bupati tidak mudah seperti yang dibayangkan masyarakat banyak. Bupati yang akrab disapa H Koyem ini dalam perjuangannya penuh dengan liku-liku, tetapi tetap dilalui dengan tekun, penuh kerja keras dan kerja tuntas.
Puluhan tahun yang telah lewat, dalam mencukupi kebutuhan hidup, bersekolah sambil bekerja sebagai tukang tambal ban di bengkel “Mini Motor” milik paman yang saat ini keberadaan bengkel tersebut telah tergantikan dengan bangunan lain.
Dengan bekal tekad perjuangan yang ulet mencoba mencari pengalaman hidup, berpindah-pindah pekerjaan dari sebagai motoris speed boat penumpang jurusan Muara Teweh-Murung Raya, menjadi ABK kapal penarik rakit/batang, hingga mendapat kepercayaan dari perusahaan yang memberikan kontrak kerja untuk membawa rakit dari dalam Sungai Teweh menuju Sungai Barito.
Dengan perjuangan, ketekunan dan tanggung jawab, perusahaan memberikan kepercayaan kepada H Nadalsyah dengan memberikan kontrak kerja yang cukup besar, yaitu membawa rakit dari Sungai Barito Muara Teweh menuju Banjarmasin. Puncaknya, perusahaan mempercayakan serta mengamanahkan untuk menjabat sebagai General Manager (GM).
Kini, dengan motto “Hidup adalah suatu perjuangan yang harus kita menangkan untuk mencapai kesuksesan dan kesuksesan adalah suatu anugerah yang harus kita syukur” sang “Tukang Tambal Ban” dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Barito Utara untuk memimpin Bumi Iya Mulik Bengkang Turan selama 2 (dua) periode.

Dilantik menjadi Bupati Barito Utara periode pertama tahun 2013 – 2018 dan periode kedua tahun 2018-2023, mengemban amanah dan kepercayaan seluruh masyarakat Kabupaten Barito Utara.
Selama 10 tahun menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Barito Utara, kiprah sang Tukang Tambal Ban dalam membangun dan memajukan Bumi Iya Mulik Bengkang Turan untuk sejajar dengan kabupaten lain yang telah maju sangatlah terasa.
Begitu banyak kemajuan yang telah dicapai di bawah kepemimpinannya. Mulai dari infrastruktur, pertanian, pendidikan, kesehatan, air bersih, kependudukan hingga pasar.

Keterbatasan anggaran, terlebih selama Pandemi Covid-19 melanda, tidak menyurutkan langkah Sang Tukang Tambal Ban untuk membangun Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Pemerintah Kabupaten Barito Utara di bawah kepemimpinannya tetap berupaya dengan maksimal untuk membangun baik bidang infrastruktur maupun bidang lainnya.
Bukti nyata, tidak hanya membangun infrastruktur jalan dan jembatan di dalam perkotaan saja, tetapi juga membuka daerah-daerah yang selama ini terisolir. Pembukaan jalan darat dari Muara Teweh menuju desa terjauh di pedalaman di 9 kecamatan se-Kabupaten Barito Utara yang membuka akses lalu lintas warga yang sebagian terisolasi. Jalan dan jembatan lainnya juga mampu diselesaikan selama kepemimpinannya.
Dengan usaha, kerja keras, kerja tuntas, disiplin dalam bekerja serta dukungan dari semua pihak, di bawah kepemimpinannya, Barito Utara kini memiliki Rumah Sakit termegah di Kalteng dengan lima tingkat di Kota Muara Teweh.
Fungsional rumah sakit tersebut mampu menampung lebih banyak pasien dan memberikan pelayanan yang semakin maksimal. Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh pun telah berhasil dituntaskan, yang membuat Barito Utara kuat dari sisi perekonomian.
Selain itu, Rumah Jabatan Bupati yang megah telah terbangun dan pembangunan siring Water Front City yang menjadi salah satu ikon kota. Penataan lampu yang mempercantik kota di malam hari, terlihat lampu-lampu hiasnya menerangi kota kecil “Muara Teweh”.
Dari bidang pertanian, Kabupaten Barito Utara telah mampu menjadi produsen jagung terbesar di wilayah Kalimantan Tengah. Pembangunan irigasi di beberapa kecamatan, menambah kuatnya sektor pertanian. Bahkan, pemerintah pusat memberikan Satyalancana Pembangunan untuk sang Tukang Tambal Ban.

Dari bidang kelistrikan, dengan Listrik Desa yang sangat membantu desa-desa yang belum terjangkau listrik PLN. Kabupaten Barito Utara saat ini memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Minyak Gas (PLTMG) Bangkanai yang mampu memasok listrik untuk interkoneksi wilayah Kalimantan Tengah-Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
Dengan usaha, kerja keras, kerja tuntas, disiplin dalam bekerja yang dibuktikan dengan pembangunan infrastruktur dan lainnya, Sang Tukang Tambal Ban tidak melupakan tata Kelola dan keuangan pemerintahan.
Selama di bawah kepemimpinan H Nadalsyah, Kabupaten Barito Utara meraih 8 kali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dari tahun 2015 s/d 2022 dari Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah.
H Nadalsyah terutama telah menjaga integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugasnya dalam hal laporan keuangan yang sesuai dengan standar yang berlaku.
Seperti kata Beliau “Janganlah Takut untuk Bermimpi, karena Semua Berawal dari Mimpi”, patutlah kita mencontoh usaha, kerja keras, kerja tuntas, dan disiplinnya Beliau dalam bekerja. Tetapi semua harus mendapat dukungan dari keluarga, khususnya peran istri sangatlah vital.
Seperti kata pepatah bahwa “di belakang seorang pria sukses ada berdiri seorang perempuan hebat.” Isteri Beliau, Hj Sri Hidayati Nadalsyah dan keluarga besar sangat mendukung dan mensupport perjuangannya dalam memajukan Kabupaten Barito Utara.

H Nadalsyah mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara berupaya meningkatkan semua bidang, dengan sekuat tenaga bekerja membangun Bumi Iya Mulik Bengkan Turan. Bermodal tekad yang kuat itu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara panen penghargaan dan prestasi membanggakan dari berbagai bidang. Kemajuan Barito Utara saat ini sangat dirasakan warganya.
Di penghujung masa kepemimpinan H Nadalsyah pada September 2023 mendatang, menjelang masa Pemilihan Umum serentak 2024. Kita semua berharap semoga Kabupaten Barito Utara tetap aman dan kondusif hingga terpilihnya nanti Bupati-Wakil Bupati, menggantikan kiprah Sang Tukang Tambal Ban dalam membangun Bumi Iya Mulik bengkang turan.(dok.pemkab barut/LK24)





