Bupati Barito Utara, H Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, kepala perangkat daerah saat melakukan pemantauan pelayanan dan meninjau perkembangan rehabilitasi ruangan RSUD Muara Teweh, Rabu 2 September 2026.(foto: Ikal)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Air bersih merupakan kebutuhan seluruh masyarakat di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Barito Utara. Pelayanan air bersih harus terus ditingkatkan, guna memenuhi seluruh kebutuhan dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah daerah.

Untuk di Kabupaten Barito Utara, masih ada beberapa daerah yang belum bisa merasakan pelayanan air bersih. Untuk itu, ini menjadi PR bagi pemerintah daerah, terutama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Muara Teweh agar seluruh masyarakatnya dapat merasakan pelayanan air bersih.

Menanggapi permasalahan ini, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, Rabu 2 September 2026 menyampaikan, pemerintah daerah telah memprogramkan penanganan air bersih ini dalam periode jangka pendek dan jangka panjang.

Untuk penanganan jangka pendek, jelas bupati, pemerintah daerah telah melakukan langkah perbaikan terhadap sistem distribusi air, termasuk melalui injeksi, sehingga aliran air kembali berjalan lancar.

Untuk jangka panjang, pemerintah akan menyiapkan program melalui skema multiyears agar persoalan air bersih dapat ditangani secara menyeluruh.

“Kita berharap di Barito Utara tidak ada krisis air. Harapan kita air itu semua kecamatan betul-betul diterima oleh masyarakat,” tegasnya, saat dikonfirmasi di sela kegiatan peninjauan RSUD Muara Teweh.

H Shalahuddin juga menyebutkan, kebutuhan anggaran untuk program air bersih dalam skema multiyears diperkirakan mencapai sekitar Rp 4,5 miliar. Pengembangan jaringan air bersih di wilayah kecamatan akan dimasukkan dalam program multiyears.(Ikal/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here