Ket foto : Jembatan gantung Sei Lemo Kecil Desa Lemo I yang disusulkan oleh warga kepada Wakil Ketua I DPRD H Parmana Setiawan agar dilakukan rebah pada tahun anggaran 2024.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – \ Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, H Parmana Setiawan menyampaikan terkait usulan warga masyarakat di Desa Lemo I terkait dengan rehab jembatan Sei Lemo Kecil akan diprioritaskan pembangunannya pada tahun anggaran 2024 mendatang.

“Usulan yang disampaikan warga masyarakat ini akan menjadi skala prioritas dan akan diusulkan ke Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk pembangunannya pada tahun anggaran 2024,” kata H Parmana Setiawan, Senin 3 November 2023.

Waket I DPRD juga mengatakan selain usulan rehab jembatan, warga Desa Lemo I juga mengusulkan pembelian tanah makam muslimin di desa setempat dan pengerasan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 4 kilometer.

Usulan warga yang disampaikan adalah terkait masalah perehaban jembatan gantung Desa Lemo I yang menghubungkan antara Lemo I dan Lemo Kuala yang menyeberangi sungai Lemo Kurik.

“Jembatan itu sudah hampir tidak bisa di fungsikan, apabila warga yang menyeberang menggunakan sepeda motor maka jembatan gantung ini akan bergoyang, apalagi bila mempergunakan kendaraan roda 4,” kata Parmana.

Apabila ada warga yang sakit atau yang akan melahirkan dan akan dibawa ke RSUD Muara Teweh harus diangkat menggunakan tandu berjalan kaki menyeberang melalui jembatan tersebut.

“Usulan untuk perbaikan jembatan ini sudah diusulkan ke Pemkab Barito Utara sejak tahun 2017 lalu, akan tetapi sampai saat ini  belum direalisasikan,” katanya.(Theo/LK1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here