Bupati Barito Utara H Shalahuddin saat pimpin apel gabungan di lingkup Pemkab setempat, Senin 20 April 2026 di halaman kantor bupati.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menegaskan bahwa pentingnya disiplin, kerja keras, dan semangat dalam pelaksanaan tugas aparatur sipil negara (ASN). Hal tersebut dikatakan Bupati H Shalahuddin saat memimpin apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, di halaman kantor bupati, Senin 20 April 2026.

Bupati menyampaikan, kesiapan ASN harus ditunjukkan dalam berbagai kondisi, termasuk saat cuaca tidak mendukung. Ia mencontohkan bahwa pelaksanaan apel maupun kegiatan seperti senam tetap harus berjalan, meskipun hujan, dengan memanfaatkan fasilitas seperti Balai Antang atau Gedung DLH sebagai alternatif lokasi.

“Ini menunjukkan kesiapan kita. Tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan apel pagi. Kalau hujan, kita geser ke tempat yang tersedia,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa disiplin harus dimulai dari hal-hal kecil, seperti kelengkapan atribut saat apel pada hari ini. Ia meminta seluruh kepala dinas untuk melakukan evaluasi internal terhadap jajaran masing-masing, termasuk memberikan teguran bagi ASN yang tidak mematuhi aturan berpakaian.

“Kalau masih ada yang tidak lengkap, akan kami pisahkan barisnya. Bahkan bisa diberikan teguran hingga sanksi lebih lanjut,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya tanggung jawab ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat Barito Utara menaruh harapan besar terhadap kinerja pemerintah daerah, sehingga setiap ASN dituntut bekerja secara maksimal dan profesional.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran aturan, terutama dalam menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini penting agar seluruh ASN dapat menjalani karier tanpa permasalahan hukum hingga masa pensiun.

Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan profesionalitas tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun asal-usul. Penilaian utama, menurutnya, terletak pada kapasitas, integritas, loyalitas, serta etika dalam bekerja.

“Ketika semua sudah punya kemampuan, maka yang membedakan adalah etika. Etika kepada atasan, bawahan, dan sesama rekan kerja itu sangat penting,” pungkasnya.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here