
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan pelatihan manajemen pemasaran komoditi jagung, di aula Disnakertranskop UKM setempat, Kamis 30 November 2023.
Dalam kegiatan tersebut diikuti sebanyak 25 peserta dari tiga desa damn juga dihadiri langsung oleh Kepala Desanya di yaitu Desa Mampuak II, Desa Jamud dan Desa Rimba Sari.
Pelatihan di buka oleh Sekdis Nakertranskop UKM Barito Utara, Sampurna Murni Yati mewakili Kepala Dinas, Kabid lingkup Disnakertranskop UKM dan undangan lainnya.
Kadis Nakertranskop UKM Barito Utara, M Mastur dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekdis Sampurna Murni Yati mengatakan kegiatan pelatihan ini merupakan perwujudan dari salah satu program Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara.
Tujuannya, memperkuat produktivitas dan daya saing koperasi, usaha mikro dan kecil melalui pembangunan di bidang pertanian terutama dalam pengembangan komoditi jagung sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani jagung, yang tentunya memberikan pengaruh secara signifikan dalam pembangunan ekonomi lokal termasuk bagi masyarakat kawasan transmigrasi.
“Kegiatan pelatihan ini selaras dengan visi dan misi Kepala Daerah Barito Utara periode 2018-2023 yaitu terwujudnya Masyarakat Barito Utara yang Religius, Mandiri dan Sejahtera Melalui percepatan peningkatan pembangunan di bidang sumber daya manusia, infrastruktur dan ekonomi kerakyatan,” kata dia.
“Saya berharap kiranya pengajar atau narasumber berkenan menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami oleh peserta, sehingga ilmu dan pengetahuan yang diterima dapat diaplikasikan dengan baik,” kata Sekdis Nakertranskop UKM.
Kepada peserta pelatihan dirinya juga mengharapkan agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif bertanya dan berdiskusi dengan pengajar yang ada.
“Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan kepada seluruh peserta memiliki kompetensi pengetahuan dan keterampilan serta dapat menerapkannya, sehingga mampu mengembangkan usaha, menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatnya ekonomi, pendapatan keluarga. Kita juga berharap melalui kegiatan ini dapat menanggulangi dampak inflasi daerah yang terjadi saat ini,” pungkasnya.
Sementara, ketua panitia pelaksana mengatakan kegiatan ini diikuti sebanyak 25 orang peserta yang berasal dari tiga desa yang ada di daerah setempat, yaitu Desa Mampuak II, Desa Jamud dan Desa Rimba Sari.
“Narasumber dalam pelatihan ini dari Dinas Nakertranskop UKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian dan Perusda Batara Membangun. Kegiatan yang sama juga dilaksanakan pada Selasa 28 November 2023, dimana pesertanya yaitu Desa Batu Raya I dan batu Raya II,” kata dia.(Theo/LK1)




