LINTASKABAR24, Muara Teweh – Dalam rekomendasi yang disampaikan DPRD Kabupaten Barito Utara ada 7 (tujuh) catatan dan rekomendasi yang disampaikan untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara.
Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, Parmana Setiawan mengungkapkan, adapun 7 catatan dan rekomendasi DPRD Barito Utara untuk Dinas PUPR tersebut yakni meminimalisir peluang atau potensi penyimpangan dan pelanggaran dalam pelaksanaan pembangunan.
Terhadap catatan ini, DPRD merekomendasikan melakukan perencanaan pelaksanaan kegiatan pembangunan secara cermat dan akurat untuk menghindari ketimpangan yang jauh antara penganggaran dan pelaksanaan,
Catatan selanjutnya yakni masih belum optimalnya ketaatan masyarakat terhadap rencana tata ruang, mengenai catatan ini rekomendasi yang diberikan DPRD barito Utara yakni meningkatkan sosialisasi peraturan tentang penataan ruang.
Selanjutnya, masih terdapat beberapa ruas jalan yang kualitasnya masih kurang baik/rusak direkomendasikan agar dinas terkait melalui unit pelaksana teknis di wilayah untuk mengalokasikan anggaran serta kegiatan pemantauan terhadap pemeliharaan infrastruktur jalan terutama di daerah yang memiliki struktur tanah yang labil, serta bekerjasama dengan pemerintah desa untuk melakukan sosialisasi menumbuhkan rasa memiliki dengan bergotong royong melaksanakan pemeliharaan infrastruktur jalan beserta fasilitas pendukungnya melalui pemberdayaan SDM maupun SDA lokal di sekitar lokasi kegiatan.
Dilanjutkan Parmana, catatan berikutnya yakni jembatan lintas kecamatan dan desa Malawaken ke kecamatan Lahei masih belum dilaksanakan, direkomendasikan agar pembuatan jembatan segera dilaksanakan.
Kemudian, pembuatan rigid jalan dari kecamatan Lahei I ke arah Suweyau dan ke arah Kelurahan Lahei II termasuk penyelesaian jembatan Suweyau, direkomendasikan pelaksanaan rigid jalan yang di maksud dan penyelesaian jembatan agar segera dilaksanakan.
Terhadap kelanjutan jalan Perusda menuju ke arah desa-desa daerah Sei Lahei sampai ke Desa Haragandang, direkomendasikan agar segera dilanjutkan dan diselesaikan.
“Serta pembuatan semua jembatan yang menuju ke Lahei Barat termasuk jembatan induk desa Teluk Malewai direkomendasikan agar segera diselesaikan,” pungkasnya.(Theo/LK1)





