Ket foto ; Hasil penilaian inovasi daerah tahun 2022 di Provinsi Kalimantan Tengah yang dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara  mendapatkan hasil penilaian inovasi daerah tahun 2022. Penilaian inovasi daerah tahun 2022 ini telah dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Alhamdulillah, ada peningkatan cukup signifikan skor nilai dan predikat inovasi Kabupaten Barito Utara,” kata Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Syahmiludin A Surapati, Rabu 1 Februari 2023.

Dikatakannya, pada tahun 2021 lalu masih berada pada kategori kurang inovatif. “Alhamdulillah tahun 2022 kita sudah bisa berada pada kategori inovatif dengan skor 54,58 sebagai peringkat ke 94 nasional dan peringkat pertama se Kalimantan Tengah,” kata dia lagi.

Syahmil juga meminta dukungan dan doa kepada semua. Ini juga sebagai satu bukti dari kepiawaian dan kemampuan manajerial dari Bupati Barito Utara, H Nadalsyah yang selalu bekerja tanpa pencitraan tapi lebih suka bukti nyata dalam memaknai tanggung jawab amanah pengabdiaan yang dititipkan oleh masyarakat Barito Utara.

“Insya Allah kedepannya kita bersama-sama terus berusaha meningkatkan kualitas inovasi daerah agar bisa berada pada kategori sangat inovatif,” pungkasnya.

Diketahui hasil penilaian inovasi daerah tahun 2022 di Provinsi Kalimantan Tengah posisi pertama ditempati Kabupaten Barito Utara dengan skor 54,58 dengan kategori Inovatif, dilanjutkan dengan Kota Palangkaraya dengan skor 53,19 dengan kategori inovatif, selanjutnya Kabupaten Kotawaringin Barat berada di posisi ketiga dengan skor 52,08 dengan kategori inovatif.

Pada posisi keempat ditempati Kabupaten Sukamara dengan skor 49,86 dengan kategori inovatif, dilanjutkan Kabupaten Gunung Mas dengan skor 49,40 dengan kategori inovatif, selanjutnya Provinsi Kalimantan tengah dengan skor 47,82 dengan kategori inovatif, Kabupaten Lamandau dengan skor 42,01 dengan kategori inovatif.

Selanjutnya, Kabupaten Kotawaringin Timur dengan skor 37,56 dengan kategori inovatif, Kabupaten Barito Timur dengan skor 35,70 dengan kategori inovatif. Kabupaten Kapuas dengan skor 31,72 dengan kategori kurang inovatif, selanjutnya Kabupaten Pulang Pisau dengan skor 28,90 dengan kategori kurang inovatif.

Kabupaten katingan dengan skor 19,20 dengan kategori kurang inovatif, dilanjutkan dengan Kabupaten Seruyan dengan skor 18,27 dengan kategori kurang inovatif, selanjutnya Kabupaten Murung Raya dengan skor 14,20 dengan kategori kurang inovatif, dan posisi terakhir ditempati Kabupaten Barito Selatan dengan skor 12,60 dengan kategori kurang inovatif.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here