Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H Taufik Nugraha Skom.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H Taufik Nugraha menyampaikan dukungannya terhadap penguatan ekosistem pertanian jagung dalam Rapat Koordinasi (Rakor) ketahanan pangan yang digelar di Polres Barito Utara pada Senin 6 April 2026 kemarin.

H Taufik Nugraha menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara sangat mendukung upaya penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Dukungan tersebut meliputi penyediaan sarana produksi, peningkatan kualitas sumber daya manusia petani, hingga penguatan akses pasar.

Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan program tersebut tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya sinergi dari berbagai pihak. “Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta, akademisi, serta para petani sebagai ujung tombak di lapangan,” ujarnya, Selasa 7 April 2026 di Muara Teweh.

Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan bahwa penguatan ekosistem pertanian jagung harus dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi peran penyuluh pertanian, pemanfaatan teknologi modern, serta penguatan kelembagaan petani.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara ini juga mengajak seluruh pihak untuk terus berinovasi dalam pengembangan sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen jagung di Kabupaten Barito Utara.

“Mari kita tingkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta efisiensi dalam pengelolaan usaha tani jagung. Jangan ragu mencoba pendekatan baru yang lebih efektif selama membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, ia turut memberikan apresiasi kepada para petani atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Menurutnya, melalui rapat koordinasi ini diharapkan dapat dirumuskan langkah-langkah konkret yang terarah, terukur, dan berkelanjutan dalam memperkuat sektor pertanian.

“Momentum ini harus menjadi titik awal penguatan komitmen bersama untuk menjadikan Kabupaten Barito Utara sebagai daerah yang mampu berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional tahun 2026,” pungkasnya.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here