LINTASKABAR24, Muara Teweh – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KBP3A) Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin menjelaskan, bahwa Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) merupakan wadah pembelajaran bagi keluarga untuk meningkatkan kapasitas sebagai pasangan yang harmonis dan orang tua yang mampu mendukung tumbuh kembang anak melalui pola pengasuhan yang berperspektif hak anak.
Ia menyampaikan bahwa PUSPAGA menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan kualitas keluarga, memperkuat peran orang tua, serta mencegah berbagai persoalan keluarga, termasuk kekerasan dalam rumah tangga.
“Permasalahan keluarga itu fenomenanya seperti gunung es. Masalah yang terlihat di permukaan sangat kecil, sementara masih banyak persoalan yang belum terungkap. Pengaruh sosial budaya masyarakat juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan minimnya data mengenai permasalahan keluarga,” papar Maya, Selasa 20 Oktober 2026.
Menurutnya, sebagian keluarga menghadapi hambatan dalam menyelesaikan persoalan karena keterbatasan pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan. Oleh sebab itu, keluarga membutuhkan ruang untuk berkonsultasi, memperoleh pendampingan, serta belajar membangun hubungan yang sehat di dalam rumah tangga.
Maya berharap keberadaan PUSPAGA semakin dikenal dan dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat memperoleh informasi serta pendampingan dalam membangun keluarga yang harmonis, melindungi anak, dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara optimal.
Melalui kegiatan advokasi dan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap terbangun komitmen bersama antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi perempuan, dan masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkualitas.(Ikal/LK1)





