Ket foto : Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra menyampaikan sambutan tertulis Bupati Barito Utara H Nadalsyah saat membuka kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) VII Muhammadiyah dan Aisyiyah di gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin 29 Mei 2023.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Barito Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VII tahun 2023, di gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin 29 Mei 2023.

“Dengan memperhatikan tema Musda kali ini yaitu “Majukan Umat, Mencerahkan Peradaban Barito Utara”, melalui tema tersebut, semoga kedepan organisasi ini mampu memecahkan berbagai permasalahan, baik intern maupun ekstern dengan dilandasi pola pikir secara luas untuk memajukan generasi penerus Barito Utara menuju masyarakat yang memiliki Akhlakul Karimah serta masyarakat madani,” kata Bupati Barito Utara, H Nadalsyah dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Wakil Bupati, Sugianto Panala Putra pada pembukaan Musda VII.

Melalui Musda VII Muhammadiyah dan Aisyiyah ini dirinya berharap, dapat menghasilkan komitmen untuk meningkatkan dan memantapkan kualitas, serta keberadaan organisasi persyarikatan Muhammadiyah dan Asiyah secara prima, sehingga dapat berperan sebagai salah satu elemen kekuatan pembangunan di Kabupaten Barito Utara.

Dikatakannya, dalam menjalankan roda organisasi sebagai salah satu organisasi otonom, persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah yang bergerak di bidang dakwah, Muhammadiyah dan Aisyiyah Barito Utara harus mampu mengaplikasikan atau meniru filosofi sapu lidi.

“Karena hanya dengan kebersamaan apa yang telah diprogramkan akan lebih mudah dan akan berhasil dengan baik dilaksanakan. Filosofi sapu lidi perlu dijalankan sebab bila hanya satu lidi tidak akan kuat dan bermanfaat, tetapi kalau lidi-lidi tersebut disatukan maka akan timbul manfaatnya dan kekuatannya,” katanya.

Begitu juga, kata Wabup lagi, dalam hal menjalankan roda organisasi harus bisa secara bersama dan jangan berjalan secara sendiri-sendiri tetapi harus melalui mekanisme yang ada dalam persyarikatan sebagaimana yang tertuang dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Muhammadiyah.

Oleh karena itu, kata wabup, jadikanlah Musda VII ini sebagai sarana refleksi, terhadap perjalanan dan aktivitas Muhammadiyah dan Aisyiyah, sekaligus melakukan upaya penguatan bagi kemajuan Muhammadiyah dan Aisyiyah ke depan.

“Saya merasa bahwa kiprah Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam pembangunan, khususnya di bidang agama dalam upaya mewujudkan masyarakat Barito Utara yang agamis dan berakhlak mulia, harus terus dioptimalkan di masa mendatang,” kata Wabup.

Hadir pada Musda VII Muhammadiyah dan Aisyiyah tersebut Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, pimpinan wilayah Muhammadiyah Kalteng yang diwakili oleh H Daryana, Wakil Ketua pimpinan wilayah Kalteng Prof Dr H Abu Bakar, staf ahli bupati, asisten sekda, kepala perangkat daerah, pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah Barito Utara dan undangan lainnya.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here