
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Sastra Jaya mengatakan pelayanan PLN Muara Teweh harus perlu ditingkatkan, termasuk pemadaman yang dilakukan harus ada pengumuman terlebih dahulu.
Menurut Sastra Jaya, PLN juga harus adil, karena apabila pelanggan terlambat bayar sudah tentu akan didenda. Sementara pemadaman yang sering dikeluhkan tidak ada kompensasi untuk pelanggan para pelanggan.
“Inilah keluhan atau aspirasi yang sering disampaikan pelanggan ke DPRD Barito Utara,” kata Sastra Jaya pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD dan pihak manajemen PLN Muara Teweh juga hadir, di ruang rapat DPRD Barito Utara, Selasa 23 Mei 2023.
Menanggapi hal tersebut, Analis Kinerja PLN Muara Teweh, Iskandar mengatakan bahwa sulitnya wilayah karena banyaknya pohon membuat PLN punya kendala di lapangan, dimana dari Desa Pendreh hingga Desa Lemo II kurang lebih 7 kilometer.
“Gangguan padam listrik di Desa Lemo diakibatkan adanya kabel tegangan tinggi tersentuh oleh pohon atau ada pohon yang tumbang. Sementara 4 kilometer yang sulit dijangkau oleh pihak PLN.
“Untuk operasional kita punya batasan, sementara yang punya wewenang adalah pimpinan di Kuala Kapuas atau Banjarbaru,” kata Iskandar.(Theo/LK1)




