
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Dalam rangka mempercepat pendataan lahan untuk pembangunan fisik koperasi desa/kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah Kabupaten Barito Utara, Pemkab Barito Utara menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Aula Setda Lantai I.
Rakor ini dipimpin langsung Inspektur Daerah Kabupaten Barito Utara, Rakhmat Muratni bersama Wakil bupati, Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Barito Utara, Drs Muhlis.
Wabup Barito Utara, Felix SY Tingan menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih bukan hanya sekedar proyek fisik, tetapi merupakan gerakan ekonomi rakyat berbasis desa.
“Koperasi Merah Putih harus menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat, tempat bernaungnya pelaku UMKM, petani, dan pengrajin. Karena itu, pembangunan fisik harus diiringi pembangunan mental, sistem manajemen, dan komitmen moral dari semua pihak,” ujarnya.
Felix juga menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjadikan koperasi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat desa agar mampu mandiri dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.
Rakor yang dilaksanakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, yang menekankan percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari program nasional pemberdayaan ekonomi rakyat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Muhlis menambahkan, percepatan pendataan lahan harus dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi antarinstansi agar hasilnya optimal dan tidak tumpang tindih.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung penuh percepatan pembangunan fisik koperasi, karena keberadaannya menjadi pondasi penting penguatan ekonomi masyarakat desa. Diperlukan kolaborasi nyata antara perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan masyarakat, koperasi, dan pertanahan,” tegas Sekda.(Theo/LK1)




