LINTASKABAR24, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Hj Sri Neni Trianawati memberikan apresiasi kepada DLH serta pihak akademisi yang telah menyusun laporan inventarisasi secara komprehensif.
“Saya sangat mendukung langkah DLH Barito Utara yang telah melaksanakan inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK). Ini adalah pijakan penting agar kebijakan lingkungan di daerah kita semakin terarah dan berbasis data ilmiah,” ujarnya, 3 Desember 2025.
Ia menekankan bahwa pembangunan rendah karbon harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat dampak perubahan iklim semakin terasa, mulai dari cuaca ekstrem, banjir, hingga penurunan kualitas lingkungan.
“Dengan adanya data emisi yang jelas, pemerintah dapat menyusun strategi mitigasi yang lebih efektif baik di sektor energi, persampahan, maupun tata guna lahan. Ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dan memastikan pembangunan tetap berkelanjutan,” tambahnya.
Sri Neni Trianawati berharap laporan tersebut tidak hanya berhenti sebagai dokumen, tetapi ditindaklanjuti dengan program pengurangan emisi yang konkret serta kerja sama lintas sektor.
“Pengendalian GRK bukan hanya tugas DLH, tetapi seluruh OPD dan juga masyarakat. Kolaborasi harus terus diperkuat agar Barito Utara dapat berkontribusi dalam upaya nasional menurunkan emisi,” tegas politisi wanita usungan Partai Golkar ini.
Ia juga mendorong agar edukasi publik mengenai dampak perubahan iklim dan perilaku ramah lingkungan semakin ditingkatkan.
Ekspose laporan GRK tahun 2025 ini diharapkan menjadi pondasi penting bagi peningkatan kualitas lingkungan hidup dan memperkuat komitmen Barito Utara menuju pembangunan rendah emisi.(Theo/LK1)





