Ket foto : Pendistribusian air bersih kepada warga disekitar PT EBA.(foto: Theo)

Lintaskabar24, Muara Teweh – Bekerja keras dan selalu berusaha peduli lingkungan merupakan satu kesatuan dalam kinerja perusahaan yang bergerak dalam bidang tambang batu bara oleh PT Energitama Bumi Arum (EBA) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Manajemen PT EBA melalui manajer operasional, Fahyudi Musa mengatakan, pihaknya akan terus berupaya berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh lain di wilayah kerjanya untuk menghindari konflik.

PT EBA sangat peduli lingkungan juga warga sekitar tambang. Hal ini dibuktikan dengan memberikan bantuan rutin kepada pemerintah Desa Hajak Kecamatan Teweh Baru yang merupakan lokasi kerja perusahaan berupa subsidi untuk penampungan air.

“Selain sangat menghormati dan menjunjung tinggi falsafah dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung , oleh karena itu kami berusaha membantu warga yang melakukan ritual adat di lingkungan kerja,” terang Fahyudi Musa.

Pihak perusahaan PT EBA, jelas dia, sangat mendukung pelestarian adat budaya daerah terutama warga sekitar tambang secara langsung. “Karena kita sadar adat merupakan kekayaan dan aset yang tidak ternilai harganya,” kata Musa panggilan akrab pria ini.

Kemudian juga selain pemeliharaan jalan desa arah Trinsing pihaknya juga memberikan bantuan baik keagamaan maupun bantuan sosial lainnya.

Hal lainnya yang lebih krusial dilakukan PT EBA adalah dalam perekrutan karyawan lebih mengutamakan karyawan lokal juga memberikan peluang besar kepada masyarakat setempat untuk ikut andil dalam hal transportasi mobil pengangkut hasil tambang.

“Ya, kita memang memberikan peluang besar bagi warga sekitar tambang yang punya mobil angkutan berupa truk untuk ambil bagian dalam operasional PT EBA,” kata Fahyudi Musa.

Kita ingin selain menjadi karyawan di perusahaan ini, warga mempunyai kesempatan lebih luas dalam perusahaan. Dengan demikian, lanjut dia, diharapkan dapat memacu percepatan pembangunan ekonomi di Barito Utara pada umumnya dan warga sekitar tambang pada khususnya.

“Hal lainnya yang menjadi harapan kami dari manajemen adalah terjalinnya kerjasama yang baik antara PT EBA dengan masyarakat sehingga keberadaan perusahaan selain diterima juga menjadi bagian dari warga itu sendiri,” ungkap Musa.

Kemudian, dalam melestarikan budaya dan adat PT EBA juga memberikan dukungan secara langsung yakni dengan bantuan pendanaan kepada warga sekitar tambang.

“Hal nyata lainnya perusahaan kami juga berpartisipasi dalam penanaman di sekitar jalan Bandara Muhammad Sidik seperti buah buah dan bunga bunga sehingga menimbulkan rasa sejuk tiap warga yang melintas,” tambahnya.

“Terhadap reklamasi pihak perusahaan juga sudah melakukan penanaman beberapa jenis buah buahan seperti durian dan mangga yang mana diharapkan nantinya bisa bermanfaat pada masyarakat,” pungkasnya.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here