LINTASKABAR24, BARITO UTARA – PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) bersama Puskesmas Lemo dan Pemerintah Desa Lemo II menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa, 15 September 2026 lalu
Kegiatan berlangsung di sekitar Masjid Raudhatul Iman, Desa Lemo II, yang berada dekat kawasan pasar dan menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.
Berdasarkan data Puskesmas Lemo, sebanyak 82 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan. Selain pemeriksaan dan pemberian obat, warga yang mengalami keluhan gangguan pernapasan atau ISPA mendapat penanganan berupa terapi nebulizer dan oksigen sesuai indikasi medis.
Sebagai langkah pencegahan, sebanyak 2.000 masker turut dibagikan kepada masyarakat. Pemerintah Desa Lemo II juga membantu proses pembagian masker dan pelayanan kesehatan.
Pelayanan kesehatan tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Pemeriksaan dan pengobatan gratis, termasuk terapi nebulizer dan oksigen, akan tetap dilanjutkan di Puskesmas Lemo hingga kondisi kabut asap mereda.
Kepala Desa Lemo II, Elly Sukaesih, mengatakan kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama warga rentan seperti anak-anak, ibu hamil dan lansia.
Sementara itu, Department Head CSR PT SMM, Abdul Syukur, mengatakan kepedulian perusahaan terhadap karhutla tidak hanya melalui dukungan penanganan titik api, tetapi juga membantu mengurangi dampak kesehatan yang dirasakan masyarakat.
“Pelayanan ini akan terus dilanjutkan selama kondisi kabut asap masih terjadi, sehingga keluhan kesehatan masyarakat dapat dideteksi dan ditangani lebih dini,” ungkap Abdul Syukur.
Kolaborasi PT SMM, Puskesmas Lemo dan Pemerintah Desa Lemo II menjadi bentuk sinergi dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla dan kabut asap.
(ikal/LK2)





