
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi meresmikan dan mengoperasikan Radar Cuaca C-Band Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Senin 10 Agustus 2026.
Kehadiran radar ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan observasi cuaca nasional sekaligus meningkatkan layanan informasi meteorologi di wilayah Kalimantan Tengah bagian utara.
Kepala Balai III BMKG, I Kadek Oca Santika menyampaikan, pembangunan Radar Cuaca Muara Teweh merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan ketersediaan data pengamatan atmosfer di wilayah Kalimantan Tengah dan kawasan sekitarnya.
“Pembangunan radar cuaca ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas dan ketersediaan data pengamatan atmosfer di wilayah Kalimantan Tengah,” ujar I Kadek Oca Santika dalam laporan pada peresmian Kantor BMKG Barito Utara, Senin 10 Agustus 2026.
Disampaikannya, pembangunan radar tersebut mendapat dukungan pendanaan melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025. Dukungan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pelayanan publik, khususnya di bidang meteorologi.
Radar Cuaca C-Band Muara Teweh memiliki jangkauan pengamatan sekitar 200 kilometer. Dengan cakupan tersebut, radar dapat memberikan gambaran kondisi atmosfer di wilayah yang luas, termasuk memantau pertumbuhan awan, intensitas curah hujan serta pergerakan awan yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.
I Kadek juga menjelaskan, keberadaan radar tersebut juga memiliki posisi strategis karena dapat mendukung kebutuhan informasi cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah bagian utara serta kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Radar cuaca ini digunakan untuk mendukung IKN dan wilayah penyangganya. Jaringan observasi radar cuaca ini diharapkan dapat mengisi kekosongan data meteorologi dari sisi pengamatan cuaca,” jelasnya.(Theo/LK1)




