
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Salah satu anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Reza Faisal menegaskan bahwa perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara hendaknya membuat jalan sendiri.
Namun, kata dia, hingga saat ini, masih banyak perusahaan tambang di Kabupaten Barito Utara masih menggunakan jalan lintas provinsi, kabupaten dan desa untuk aktivitas pertambangan.
Salah satunya yakni jalan Desa Luwe Hulu – Luwe Hilir di Kecamatan Lahei Barat yang digunakan beberapa perusahaan pertambangan untuk aktivitas jalur mobilitas kendaraan tambang.
Saat ini, kata dia, jalan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga menyulitkan warga untuk melalui jalur tersebut.
Untuk itu, Reza Faisal berharap kepada perusahaan yang menggunakan jalan desa maupun kabupaten bahkan provinsi agar dapat melakukan perbaikan apabila terjadi kerusakan pada jalan tersebut.
“Disini saya berharap kepada perusahaan yang hadir pada siang ini bisa atau tidaknya menyelesaikan pekerjaan jalan yang sudah disepakati. Kalau pihak perusahaan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan jalan lintas di Desa Luwe Hulu-Desa Luwe Hilir kalau tidak bisa silahkan pihak perusahaan buat jalan sendiri,” tegas Reza.
Karena, kata dia, yang menikmati akses jalan tersebut adalah dari pihak perusahaan itu sendiri, kasihan warga masyarakat yang melintas di sana kalau kondisi jalannya rusak.
Ditegaskan Reza Faisal Anggota DPRD dari Parpol Demokrat yang getol memperjuangkan aspirasi masyarakat ini, meminta keputusan RDP bisa atau tidak pihak perusahaan untuk menyanggupi perbaikan jalan tersebut.
“Kalau pihak perusahaan tidak bisa menyanggupi perbaikan jalan ada lebih baik perusahaan buat jalan sendiri, sementara nanti untuk masyarakat pemerintah daerah nanti yang membuat jalannya,” tutup Reza seraya meminta maaf atas ketegasannya karena ini untuk kepentingan kita semua baik perusahaan maupun masyarakat.(Theo/LK1)




