Ket foto : Sebuah truk tabrak palang/portal jembatan Paringin pada Selasa 3 Januari 2022.(foto: MG1)

Lintaskabar24, Balangan –  Jembatan paling tua penghubung poros utama antar kabupaten, antar provinsi yang terletak di Jalan A Yani seakan tidak berhenti menjadi viral di masyarakat Kabupaten Balangan karena dalam kurun setahun terakhir banyak hal yang jadi sorotan .

Bermula dari rusaknya jembatan yang diduga akibat dilewati truk-truk besar dengan muatan melebihi kapasitas ketahanan jembatan, perbaikan jembatan terbengkalai, diperbaiki namun belum seumur jagung sudah rusak hingga portal.

Kejadian Selasa malam 3 Januari 2023 kembali menambah catatan di masyarakat dimana untuk ketiga kalinya truk menabrak portal yang sudah dipasang, padahal sudah ada peringatan larangan atau peringatan ketinggian kendaraan yang melintas Jembatan Paringin hanya 2,5 meter.

Akibat insiden mobil truk hantam portal jembatan tersebut, warga Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan kembali dibuat geram juga geregetan karena ini sudah terjadi yang kesekian kalinya hanya dalam waktu dua bulan terakhir ini.

Informasi lapangan kejadian tersebut bermula saat sebuah truk meluncur dari arah Tanjung menuju Banjarmasin di tengah cuaca hujan sekitar pukul 18.30 WITA atau sekitar adzan Magrib.

Entah tidak melihat rambu -rambu yang sangat jelas bertuliskan bahwa kapasitas ketinggian kendaraan hanya 2,5 meter atau bagaimana truk terus meluncur dan akhirnya menabrak portal besi.

Dari keterangan sopir truk dengan nomor polisi DA 8462 FC yang belakangan diketahui bernama Anang, mengaku bahwa dirinya tidak melihat tulisan larangan akibat terhalang hujan deras.

Portal dari besi roboh dan terseret beberapa meter terbawa truk yang menyebabkan kemacetan kembali terjadi bahkan untuk jalur kendaraan roda 4 ke atas pun akhirnya ditutup sementara.

Sementara dari warga sekitar kejadian bernama Abu menerangkan, bahwa truk dengan Nopol DA 8462 FC hanya bermuatan satu orang yaitu sopir sendirian saja.

“Kami yang mengamankan supirnya pertama kali, kemudian beberapa saat kemudian ditangani oleh petugas dan dibawa ke Mapolres Balangan,” kata Abu.

Dikatakan Abu, dirinya  tidak sempat memberikan aba-aba untuk berhenti kepada sopir truk tersebut, karena saat itu sedang sibuk berjualan karena biasanya kalau tidak sibuk, maka kita suruh berhenti kepada para pengendara yang melebihi ketinggian.

Atas kejadian tersebut beragam komentar netizen di laman Facebook Habar Balangan bermunculan dan viral membahas truk hantam portal jembatan.

Geram sekaligus gregetan dan omelan bahkan saran pun bermunculan dengan harapan kejadian tersebut tidak terus berulang dan terulang lagi (MG1/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here