LINTASKABAR24, Muara Teweh – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj Henny Rosgiaty Rusli didampingi Anggota DPRD Barito Utara, Hasrat menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Lahei Barat di Aula Serbaguna Iya Mulik Bengkang Turan, Kecamatan Lahei Barat, Rabu 4 Februari 2026.
Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Hj Henny Rosgiaty Rusli menyampaikan, Musrenbang merupakan forum strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah, khususnya untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui Musrenbang tingkat desa dan kelurahan.
“Musrenbang ini menjadi wadah penting untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat dihimpun, dibahas, dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah,” ujar Hj Henny.
Ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Barito Utara memiliki peran penting dalam mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat diakomodasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Hj Henny juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat, pemerintah desa, serta pihak kecamatan dalam proses perencanaan pembangunan di Kecamatan Lahei Barat. Menurutnya, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci terwujudnya pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Dengan perencanaan yang baik, diharapkan pembangunan dapat berjalan efektif dan efisien serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Barito Utara,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Barito Utara, Hasrat menyampaikan, DPRD siap mendukung dan mengawal hasil Musrenbang agar usulan prioritas yang telah disepakati benar-benar diperjuangkan pada tahapan pembahasan selanjutnya.
“Kami berharap usulan yang lahir dari Musrenbang ini benar-benar berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan dapat direalisasikan demi peningkatan kesejahteraan warga Kecamatan Lahei Barat,” ujar Hasrat.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara masyarakat, pemerintah kecamatan, dan DPRD agar program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan optimal.(Theo/LK1)





