Ket foto : Penyerahan bibit ikan kepada perwakilan warga Desa Sei Rahayu I.(foto: LK1)

Lintaskabar24, Muara Teweh – Sebanyak 41 orang warga Desa Sei Rahayu I, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara mendapatkan bantuan bibit ikan dalam rangka ketahanan pangan dan perikanan tahun anggaran 2022.

Bibit tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Barito Utara, Ir Sugeng dan Kepala Dinsos PMD Barito Utara, Eveready Noor secara simbolis kepada perwakilan warga.

Kepala Dinas KPP Barito Utara, Ir Sugeng mengatakan, penyerahan bibit ikan ini dalam rangka penguatan ketahanan pangan ditingkat desa se Kabupaten Barito Utara. Melalui Dinas Sosial PMD, bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), Dinas Pertanian (Distan) dan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Kop UKM Barito Utara memberikan pendampingan dalam upaya kecukupan permohon ketersedian bibit sayur mayur (hortikultura), bibit ikan, ternak, tanaman perkebunan dan pelatihan-pelatihan bagi warga desa di Barito Utara.

Adapun benih ikan yang diserahkan sebanyak 43 ribu ekor yang terdiri dari benih ikan Patin, Nila, Lele, Mas  dan Gurame.

 

Bantuan benih ikan ini diterima oleh 41 warga Desa Sei Rahayu 1 yang sudah memiliki kolam tanah disekitar rumahnya masing-masing. Benih ikan ini juga merupakan hasil permohonan dari musyawarah desa per RT, untuk kelangsungan pemeliharaan benih ikan ini didampingi tenaga penyuluh.

 

Sugeng mengatakan bahwa benih yang diberikan kepada warga kondisinya dalam keadaan sehat dan baik, untuk itu diminta kepada warga agar betul betul memelihara benih ikan tersebut sesuai dengan arahan yang telah diberikan tenaga penyuluh perikanan.

 

“Diharapkan kepada warga di Desa Sei Rahayu I ini agar betul-betul memelihara benih ikan yang diberikan ini agar nantinya bisa mendapatkan nilai ekonomis bagi warga setempat,” kata Sugeng.

 

Menambahkan hal tersebut, Kepala Dinas Sosial PMD Barito Utara, Eveready Noor juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Barito Utara H Nadalsyah yang sudah membantu masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di lingkungan keluarga baik menanam sayuran/hortikultura, perikanan, pertanian, perkebunan dan pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan dinas teknis masing-masing.

 

Dikatakan Kadis Sosial PMD, benih ikan yang diberikan ini bersumber dari 20 persen dari Dana Desa (DD) untuk ketahanan pangan.

 

“Diharapkan juga agar warga desa benar-benar bisa memanfaatkan bantuan ini sebagai konsumsi penambah kecukupan gizi lauk pauk keluarga dan lebihnya bisa dijual sebagai penambah ekonomi keluarga,” pungkasnya.(LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here