Dinas Kesehatan Barito Utara melaksanakan pertemuan sosialisasi pembinaan dan pemeriksaan kesehatan haji di Aula Bappedarida Kabupaten Barito Utara, Kamis 3 September 2026.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Sebanyak 134 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Barito Utara estimasi keberangkatan tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi mengikuti kegiatan sosialisasi pembinaan dan pemeriksaan kesehatan haji di Aula Bappedarida Kabupaten Barito Utara, Kamis 3 september 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapan kesehatan jamaah sebelum melaksanakan ibadah haji.

Ketua Panitia kegiatan, H Basirun mengatakan, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam mempersiapkan calon jamaah haji, khususnya agar memahami proses pembinaan dan pemeriksaan kesehatan yang harus dijalani sebelum keberangkatan.

“Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan jamaah dalam mengikuti seluruh proses pembinaan dan pemeriksaan kesehatan haji, sehingga dapat memperoleh status istithaah kesehatan sesuai dengan standar dan ketentuan yang telah ditetapkan,” kata Basirun saat menyampaikan laporan panitia.

Ia menjelaskan, dari 134 jamaah yang mengikuti kegiatan tersebut, sebanyak 125 merupakan jamaah berdasarkan urut porsi dan sembilan jemaah merupakan prioritas lanjut usia (lansia), sesuai data estimasi verifikasi Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurut Basirun, selain pemeriksaan kesehatan, pembinaan juga diarahkan untuk mendorong calon jamaah menerapkan pola hidup sehat serta memberikan perlindungan lebih kepada jamaah yang masuk dalam kelompok rentan atau berisiko tinggi.

“Melalui informasi dan edukasi kesehatan haji yang diberikan, diharapkan jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan aman, lancar dan optimal,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan empat narasumber, yakni H Alpiansah, H Domi Sono, H Basirun, serta dr Hj Ahadini Islamiah.

Basirun berharap, seluruh calon jemaah dapat mengikuti rangkaian pembinaan dan pemeriksaan kesehatan dengan baik sebagai bagian dari persiapan menuju pelaksanaan ibadah haji.

“Semoga seluruh proses pembinaan dan pemeriksaan kesehatan ini dapat memberikan bekal yang cukup bagi jemaah, sehingga mereka benar-benar siap secara kesehatan untuk menjalankan rangkaian ibadah haji,” pungkasnya.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here