Rapat Program 100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, di aula Setda lantai I.(foto: Theo/Diskominfosandi)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan rapat kerja bersama dalam rangka membahas langkah strategis pelaksanaan Program 100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, yang difokuskan pada peningkatan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur.

Dalam rapat tersebut, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menargetkan dalam 100 hari kinerja dirinya bersama Wakil Bupati, Felix Sonadie Y Tingan tingkat kepuasan publik atau masyarakat mencapai 80 persen.

Dikatakan H Shalahuddin, rapat yang kita laksanakan ini bertujuan untuk menyatukan langkah dan mempercepat pelaksanaan program kerja, agar hasilnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat.

Menurutnya, program 100 hari kinerja ini adalah tonggak awal bagi Bupati dan Wakil Bupati untuk menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan yang merata. “Kami menargetkan minimal 80 persen kepuasan publik terhadap kinerja kami,” ungkap Shalahuddin.

Shalahuddin juga menekankan bahwa pentingnya sinergi antara seluruh perangkat daerah guna mencapai hasil yang optimal dan merata di seluruh wilayah Barito Utara. Dengan semangat kerja bersama, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program-program yang dijalankan dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan ini.

“Diharapkan rapat kerja ini menjadi langkah awal yang solid untuk membawa Kabupaten Barito Utara menuju kemajuan yang lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.

Diketahui, rapat kerja tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, H Shalahuddin dan dihadiri seluruh kepala perangkat daerah lingkup Pemkab setempat, di aula Setda Barito Utara.

Rapat kerja membahas berbagai program prioritas, mulai dari perbaikan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, hingga pemberian bantuan sosial bagi kelompok rentan. Pemberdayaan sektor pertanian dan perikanan juga menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, rapat tersebut juga mencakup program integrasi desa mandiri dan sehat, peningkatan mutu layanan pendidikan dan kesehatan, serta dukungan terhadap pasien dengan pendampingan dan bantuan transportasi.

Kemudian, pada rapat juga membahas terkait pengendalian harga bahan pokok dan gas LPG di tingkat kecamatan juga menjadi sorotan dalam rapat tersebut untuk menjaga stabilitas ekonomi di wilayah Barito Utara.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here