
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dan tepat sasaran dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Entry Meeting di rumah jabatan Bupati Barito Utara, Senin 20 April 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati H Shalahuddin, Sekda Muhlis, Staf Ahli bupati, Asisten Sekda dan kepala perangkat daerah.
Ilham Nurhidayat menyampaikan, kunjungan tersebut merupakan kunjungan pertamanya ke Kabupaten Barito Utara sejak menjabat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal pembangunan.
“Kehadiran kami merupakan komitmen dan tanggung jawab moral untuk memastikan pembangunan daerah berjalan dengan baik, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menyoroti, bahwa pemerintah daerah dihadapkan pada keterbatasan anggaran di tengah tingginya kebutuhan masyarakat, khususnya pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta layanan publik lainnya. Oleh karena itu, menurutnya, perencanaan yang tepat menjadi kunci utama agar penggunaan sumber daya yang terbatas dapat memberikan dampak maksimal.
Ilham juga menegaskan, peran BPKP tidak hanya sebatas melakukan audit di akhir, tetapi juga melakukan pengawalan sejak tahap awal, terutama dalam proses perencanaan dan penganggaran. Ia mengutip pernyataan Benjamin Franklin, “If you fail to plan, you are planning to fail,” sebagai pengingat pentingnya perencanaan yang baik.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim akan melakukan “diagnosis awal” terhadap perencanaan yang ada. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keselarasan, ketepatan, dan fokus pada prioritas pembangunan, bukan untuk mencari kesalahan.
Beberapa sektor prioritas yang menjadi perhatian antara lain pendidikan, kesehatan, penanganan kemiskinan dan stunting, pembangunan infrastruktur, serta ketahanan pangan. Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Ilham juga menekankan pentingnya konsistensi antar dokumen perencanaan, mulai dari RPJMN, RPJMD, RKPD hingga RKA perangkat daerah, agar seluruh program memiliki arah yang jelas dan terintegrasi.
Ia juga mengingatkan, akuntabilitas tidak hanya berhenti pada aspek keuangan, tetapi harus mencakup akuntabilitas kinerja. Menurutnya, setiap program harus memiliki indikator keberhasilan yang terukur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Setiap kegiatan harus bisa menunjukkan hasil yang jelas, bukan sekadar terserap anggarannya. Dampak dan manfaatnya harus benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Ilham menyatakan kesiapan BPKP untuk terus mendampingi Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah, guna mewujudkan pembangunan yang lebih optimal, maju, dan berdaya saing.(Theo/LK1)




