Pemkab Barito Utara melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Perumda Tuga Tirta Kota Malang yang dipimpin langsung Bupati Barito Utara, H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis dan kepala perangkat daerah dan Direktur PDAM Muara Teweh, Senin 2 November 2026 kemarin.(Theo/Diskominfosandi)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin memberikan arahan kepada jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mulia Muara Teweh usia melakukan melaksanakan kunjungan kerja ke Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Senin 2 November 2026 kemarin.

Beberapa arahan tersebut diantaranya, Pertama, segera menyusun kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur PDAM dengan Pemerintah Kabupaten Barito Utara sebagai dasar pelaksanaan program, pembagian tugas, dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Kedua, menyusun program kerja secara terpadu, terukur, dan memiliki target penyelesaian yang jelas. Setiap kegiatan harus dilengkapi metode pelaksanaan, penanggung jawab, serta jadwal pekerjaan.

“Kecepatan dalam bekerja menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan organisasi. Kalau pihak lain membutuhkan waktu lima tahun, kita harus berupaya menyelesaikannya dalam dua tahun, tentu dengan tetap memperhatikan kualitas dan ketentuan yang berlaku. Kita harus bekerja keras sekaligus bekerja cerdas,” tegasnya.

Ketiga, segera menyiapkan perencanaan secara menyeluruh, termasuk Detail Engineering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta apabila diperlukan business plan dan feasibility study dengan melibatkan tenaga konsultan profesional.

Untuk mendukung pembenahan tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp50 miliar yang dapat dioptimalkan bagi pembangunan dan peningkatan pelayanan sesuai perencanaan serta ketentuan yang berlaku.

Bupati menegaskan, seluruh arahan tersebut harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret, bukan sekadar menjadi bahan pembahasan dalam rapat.

“Kami ingin apa yang dibicarakan dan disepakati hari ini mulai direalisasikan pada tahun 2027. Tujuan akhirnya adalah bagaimana masyarakat Kabupaten Barito Utara mendapatkan pelayanan air bersih yang lebih baik, lebih mudah, dan lebih berkualitas,” ungkapnya.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here