
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Barito Utara, drg Dwi Agus Setijowati mewakili Pj Bupati Barito Utara menghadiri penutupan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II angkatan III Kementerian Dalam Negeri di Auditorium F BPSDM Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Selatan, yang diikuti sebanyak 60 peserta, Jumat 5 Juli 2024 lalu.
Staf Ahli Bupati, drg Dwi Agus Setijowati mewakili Pj Bupati Barito Utara, Minggu 7 Juli 2024 mengucapkan selamat dan apresiasi kepada peserta PKN terutama para Pejabat Eselon II Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang telah Lulus mengikuti PKN.
“Semoga segala inovasi proyek perubahan yang telah digagas oleh peserta dapat dimaksimalkan dan dilanjutkan untuk pembangunan dan kemajuan di wilayah Kabupaten Barito Utara,” kata dia.
Disampaikannya, keikutsertaan peserta PKN ini merupakan wujud dukungan konkrit Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk pengembangan proyek perubahan yang dilaksanakan peserta PKN.
Peserta PKN dari Kabupaten Barito Utara yang mengikuti PKN tingkat II angkatan III ada lima orang Pejabat Eselon II lingkup Pemkab Barito Utara yaitu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Barito Utara, H Gazali, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Drs H Ardian, Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Barito Utara, Ajirni.
Kemudian Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani dan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Utara, Agus Siswandi.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada peserta PKN kategori Stand terbaik ke II kepada Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Barito Utara Ajirni, dan Collaborative Tim ke III kepada Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara Dewi Handayani.
Sebelumnya, Kepala BPSDM Kemendagri, Dr Sugeng Haryono mengatakan, bahwa proyek perubahan yang telah dituntaskan yakni milestone jangka pendek sebagaimana yang sudah sesuai arahan.
Dirinya juga berharap untuk jangka menengah dan jangka panjang dapat diwujudkan. Harapannya setelah kembali dari pelatihan ini peserta PKN dapat berkontribusi optimal dalam rangka mengembangkan kompetensi untuk mewujudkan visi Indonesia visi kita bersama.(Theo/LK1)




