Ket foto : Kepala SMAN 1 Paringin, Rahmiati saat menunjukkan kondisi salah satu ruang kelas yang terbakar pada Maret 2022 lalu, Selasa 17 Januari 2023.(foto: MG1)

Lintaskabar24, Balangan – Salah satu ruang kelas di sekolah favorit yang ada di Kabupaten Balangan yakni SMAN 1 Paringin tak tersentuh oleh pemerintah setelah mengalami kebakaran pada Maret 2022 lalu. Dimana kini, kondiri ruang kelas tersebut sangat memprihatinkan dan tak terurus bak kuburan.

Kepala SMNA 1 Paringin, Rahmiati saat ditemui disekolah mengungkapkan bahwa kebakaran yang menimpa SMAN 1 Paringin pada Maret 2022 lalu menghanguskan dua ruang kelas yakni ruang kelas XII.

“Namun, saya tidak tahu persisnya kejadian kebakaran tersebut, karena saya masuk dan mulai menjadi kepala sekolah di SMAN1 Paringin pada 23 Juni 2022,” ungkap Rahmiati, Selasa 17 Januari 2023 kepada Lintaskabar24.com.

Dikatakannya, dengan rusaknya ruang kelas XII, anak didik khususnya kelas XII harus menggunakan ruang kelas lainnya, sehingga pihaknya kekurangan ruang kelas untuk tahun jajaran baru.

Diungkapkan Rahmiati pula, bahwa setelah terjadi kebakaran pada Maret 2022 lalu, dua ruang kelas tersebut belum dapat diperbaiki oleh pemerintah. “Kita juga sudah mengupayakan dalam hal pengajuan proposal kepada Dinas Pendikan Provinsi Kalimantan Selatan. Namun, mereka meminta analisis konsultan,” ujarnya.

Dari analisis tersebut, kata dia, pihak Dinas Pendidikan provinsi Kalsel menanggapi bahwa bangunan tersebut tidak dapat direhab atau di perbaiki, tetapi harus dibangun ulang.

“Sebelum dibangun ulang pula, harus dilakukan penghapusan aset sekolah yang disaksikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan Badan Keuangan dan Aset Daerah, baru kemudian diajukan kembali untu pembangunan ruang kelas baru,” terang Rahmiati.

Proses tersebut, lanjut dia, tentunya memakan waktu yang sangat panjang baik dari proses penghapusan aset, pengajuan pembangunan ulang baru, kemudian pekerjaan pembangunan. “Dengan proses tersebut, pada tahun ajaran 2023 -2024 ini kita masih belum memiliki ruang kelas baru tersebut, padahal keperluan ruangan ini sangat mendesak. Dimana tahun ajaran baru akan dilaksanakan pada Juli 2023 mendatang, sehingga tidak ada ruang lagi untuk digunakan,” jelasnya.

Dirinya berharap kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel agar dapat menyetujui usulan sekolah untuk pembangunan ruang kelas baru dan segera merealisasikannya, sehingga penerimaan siswa baru dan proses belajar mengajar di SMAN 1 Paringin dapat berjalan dengan lancar.(MG1/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here