
LINTASKABAR24, Muara Teweh– Seorang remaja berinisial JBG (25) warga Jalan Kelud No 90 Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh Tengah berhasil diselamatkan warga setelah diduga melompat dari Jembatan K.H Hasan Basri, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, pada Sabtu malam 4 April 2026 sekitar pukul 23.20 WIB.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah anggota piket TRC dan PUSDALOPS PB BPBD Barito Utara menerima laporan dari masyarakat melalui sambungan telepon terkait adanya aktivitas mencurigakan di sekitar jembatan.
Mendapat laporan tersebut, petugas TRC Pusdalops BPBD Barito Utara segera menuju lokasi kejadian sambil berkoordinasi dengan pihak Polres Barito Utara.
Namun dalam perjalanan, petugas memperoleh informasi bahwa korban telah lebih dahulu terjun ke Sungai Barito dan berhasil dievakuasi oleh warga bersama motoris Speed Boat Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang berjaga di pelabuhan speed boat.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, korban diketahui melompat dari atas jembatan dan hanyut mengikuti arus sungai hingga tersangkut di tiang ukur ketinggian air dengan perkiraan jarak sekitar 80 meter dari titik awal jatuh.
Korban berhasil ditemukan setelah warga mendengar teriakan minta tolong. Diketahui korban tidak dapat berenang sehingga sempat hanyut sebelum akhirnya diselamatkan.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Barito Utara menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Hingga saat ini, penyebab tindakan korban masih belum diketahui karena korban masih dalam proses perawatan dan pemeriksaan medis.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barito Utara, Simamoraturahman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid Darlog) BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa respons cepat masyarakat dan tim gabungan menjadi faktor utama penyelamatan korban.
“Setelah menerima laporan warga, anggota TRC Pusdalops langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Alhamdulillah korban lebih dahulu berhasil diselamatkan oleh warga dan motoris speed boat yang berada di sekitar pelabuhan,” ujar Rizali Hadi, Minggu 5 April 2026.
Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang sigap memberikan pertolongan awal sehingga korban dapat segera dievakuasi dan ditangani secara medis.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga sekitar yang cepat bertindak serta unsur gabungan di lapangan, baik dari Polres Barito Utara maupun anggota BPBD yang turut melakukan penanganan,” tambahnya.
Adapun pihak yang terlibat dalam penanganan di lapangan meliputi anggota Polres Barito Utara, personil BPBD Kabupaten Barito Utara, serta masyarakat sekitar lokasi kejadian.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat atau aktivitas mencurigakan agar dapat segera ditangani guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara, berdasarkan keterangan dari warga sekitar, sekitar pukul 23.10 WIB korban ada mengupdate status dan mengupload foto di jembatan KH Hasan Basri.“Melihat update status tersebut kami langsung menyusul dan mencari korban dan tidak ditemukan, selang beberapa lama korban ditemukan dan diselamatkan oleh warga di salah satu rumah terapung (lanting). Untuk cerita selanjutnya atau permasalahan korban saya kurang mengetahuinya,” kata salah seorang warga di sekitar Jembatan KH Hasan Basri.(Theo/LK1)




